Categories: Ekonomi Bisnis

Apical Group Kerja Sama dengan Politeknik LPP Jogjakarta

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Apical Group, salah satu eksportir minyak sawit berkelanjutan terbesar di Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), turut ikut serta dalam acara Link and Match, salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta dengan Industri dan Dunia Kerja (Iduka).

Kepala Bidang Riset dan Teknologi Aprobi yang juga berperan sebagai Biofuel Commercial Senior Manager di Apical Group, Jummy Bismar Martua Sinaga mewakili Aprobi, turut serta menandatangani program kerja sama melalui penandatanganan MoU, Selasa (26/10).

Hal itu dilakukan untuk meperkuat langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam merealisasikan program edukasi yang terakreditasi. Penandatanganan berlangsung di perguruan tinggi dengan Iduka di Politeknik LPP Jogjakarta.

Program Link and Match ini merupakan salah satu kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam meningkatkan relevansi perguruan tinggi dengan keperluan dunia kerja, dunia usaha, dan khususnya dunia industri. Program ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas SDM yang diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran lulusan perguruan tinggi.

Topik yang dibahas pada acara ini adalah antara lain Workshop Penyusunan Kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dan Migrasi Program D3 ke D4 dalam Rangka Link and Match Politeknik LPP Jogjakarta dengan Iduka. Jummy, mengatakan bahwa program Link and Match Politeknik LPP Jogjakarta dengan Iduka, sangat baik bagi Aprobi. Di mana dengan adanya program tersebut Aprobi akan mendapatkan dukungan tenaga kerja yang andal.

"Pertama-tama bersama dengan Politeknik LPP Jogjakarta tentu kita akan melakukan inventarisasi SDM di Fakultas LPP dengan melibatkan Aprobi dan sejumlah pakar Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia. Sinergi ini nantinya akan melakukan kerja sama untuk menyusun kurikulum serta inventaris sumber daya dan fasilitas yang akan mendukung keberlangsungan program tersebut," ujar Jummy.

Kegiatan Aprobi di usahakan untuk selalu mengutamakan program pemerintah, terutama yang berhubungan dengan industri sawit."Kami berharap dengan diadakannya program Link and Match ini dapat semakin mendukung industri sawit dan membuka kesempatan bagi para generasi muda di Indonesia untuk dapat memahami lebih lanjut mengenai pentingnya industri kelapa sawit dan keberlanjutannya," ujar Jummy dalam keterangan resmi yang diterima Riau Pos, Selasa (26/10).(egp)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Empat Tersangka Kasus Pembunuhan Lansia di Rumbai Diserahkan ke Jaksa, Terancam Hukuman Mati

Kasus perampokan dan pembunuhan lansia di Rumbai masuk tahap II. Empat tersangka diserahkan ke jaksa…

15 menit ago

Foto Harimau Bikin Warga Siak Hulu Resah, Hasil Penelusuran BBKSDA Mengejutkan

Foto harimau yang viral di WhatsApp membuat warga Siak Hulu resah. BBKSDA Riau turun mengecek…

28 menit ago

40 Siswa SD di Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap Menu MBG

Sebanyak 40 siswa dan seorang guru SDN 013 Dumai diduga keracunan usai menyantap MBG. Mereka…

54 menit ago

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

19 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

21 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

21 jam ago