lebaran-mal-ska-dan-lw-masih-sepi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah sempat terjadi peningkatan kunjungan masyarakat untuk berbelanja saat menjelang Idulfitri 1441 H beberapa waktu lalu, kini mal kembali sepi sejak hari pertama hingga H+3 lebaran.
Hal ini disampaikan oleh General Manager Mal SKA Pekanbaru Agus Salim. Ia juga menuturkan, animo masyarakat sempat meningkat terutama pada tanggal 15-16 Mei lalu.
"Kalau lebaran ini sangat sepi kunjungan, kemarin menjelang lebaran normal dan paling banyak tanggal 15-16," ujar Agus, Selasa (26/5).
Menurut Agus, saat ini store yang buka di Mal SKA seperti fashion dan beberapa gerai makanan yang menyediakan makanan mewajibkan pelanggan untuk membawa pulang (take away).
"Kita protokol masih tetap, buka juga dari jam 11 sampai jam 6 sore. Tapi meskipun nanti pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah selesai, jika situasi masih tanggap darurat, protokol kesehatan tetap kami jalankan," ungkap Agus.
Di tempat terpisah, Public Relations & Customer Relationship Management Living World Pekanbaru Noval Akbar mengatakan, peningakatan mulai terjadi menjelang lebaran, meskipun tidak signifikan. Kondisi kembali seperti semula saat PSBB berlangsung pada hari raya Idulfitri hingga saat ini.
"Kita lebaran sama kaya PSBB hari biasa, karena semua restoran tidak diperbolehkan untuk makan di tempat, arena bermain dan bioskop juga masih tutup," pungkasnya.
Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…
Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…
Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…
BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…