Categories: Ekonomi Bisnis

Pemerintah Bakal Terbitkan Recovery Bond Dorong Likuiditas Perusahaan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Di tengah perlambatan ekonomi akibat menyebarnya wabah virus corona, pemerintah berencana menerbitkan surat utang baru atau recovery bond. Hal ini dilakukan untuk menambah sumber dana dan menjadi penopang likuiditas keuangan para pelaku usaha.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menyebutkan bahwa pihaknya tengah mengkaji kebijakan tersebut.

“Kita ingin menjaga supaya perusahaan ini, mereka kan butuh cashflow, likuiditas keuangannya dan pemerintah telah menjajaki akan mengeluarkan suatu surat utang baru atau recovey bond, Kita mau menjaga kelangsungan usaha dan mengurangi PHK (pemutusan hubungan kerja),” kata dia dalam Telekonferensi Pers, Kamis (26/3).

Dalam hal ini, recovery bond akan dibeli oleh Bank Indonesia (BI) atau perbankan lainnya lewat secondary market. Rencananya, surat utang ini akan diterbitkan dalam denominasi rupiah.

Dana tersebut akan dipegang oleh pemerintah untuk disalurkan kepada pelaku usaha melalui saluran kredit khusus. Kata Susi, kredit akan dibuat seringan mungkin sehingga pengusaha bisa mendapatkan kredit khusus untuk membangkitkan kembali perusahaannya.

“Dengan syarat perusahaan tidak boleh PHK atau kalaupun PHK harus mempertahankan 90 persen karyawan dengan gaji yang tidak boleh berkurang dari sebelumnya,” tutur dia.

Akan tetapi penerbitan ini membutugkan perubahan kebijakan sebaga dasar hukum. Adapun perubahan ini akan dilakukan melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang sedang digodok pemerintah saat ini.

“Untuk recovery bond ini memang akan ada perubahan peraturan di mana bi hanya boleh membeli surat utang dari secondary market. Maka kami akan selesaikan Perppu untuk penerbitan ini (recovery bond),” ujar Susi.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago