Proyek Mata Uang Buatan Facebook Terancam gagal
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mata uang kripto lansiran Facebook, bernama Libra sepertinya mulai ditinggalkan pendukungnya. Sedianya ada tiga lembaga yang semula mendukung dikabarkan menjaga jarak dari proyek ini.
Alasan ketiga lembaga itu menjauh dari proyek mata uang kripto Facebook disebabkan kritik regulator terhadap proyek semakin memanas, lansir Financial Times, dikutip Cnet.
Kritikan regulator lebih kepada keamanan fluktuasi mata uang dollar, dikhawatirkan mata uang kripto akan disalahgunakan pelaku kriminal sehungga mengganggu ke pergerakan mata uang dollar Amerika Serikat.
Terkait kritikan tersebut, membuat mitra-mitra lainnya yang juga mulai berpikir ulang untuk mendukung Facebook. Akibatnya, membuat Facebook menjadi ragu melanjutkan proyek.
Selain AS, Eropa pun khawatir terhadap Libra dengan alasan yang sama berpotensi mengganggu kurs.
Sebelumnya, ketika proyek mata uang kripto itu diumumkan Facebook, ada sekitar 28 mitra yang disebutkan siap mendukung.
Libra sendiri sedianya akan dirilis pada pertengahan 2020. Sejauh ini, Facebook sudah membuat Libra Association untuk mengatur mata uang kripto.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…
Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…