honda-scoopy-terbaru-siap-meluncur-ini-spesifikasinya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Di tengah pandemi virus corona (COVID-19) yang saat ini terjadi Honda Thailand berniat akan meluncurkan salah satu produk barunya yaitu Honda Scoopy.
Sejatinya Honda Thailand pada awal tahun 2020 ini sudah membocorkan sedikit informasi akan ada sembilan model baru yang akan diluncurkan tahun ini, selain motor gede (moge). Satu dari sembilan model yang dirilis ialah Honda Scoopy. Pasalnya, skutik berlogo sayap mengepak itu menjadi salah satu model yang paling populer di Thailand.
Dikutip dari lama Greatbiker, Sabtu (25/4), namun, sampai saat ini belum ada informasi resmi apakah model yang ditawarkan merupakan all new atau hanya sekadar model facelift saja.
Dari informasi yang beredar, Honda Scoopy terbaru masih mengandalkan mesin 110cc 1 silinder, berpendigin udara dengan sistem injeksi PGM-Fi yang dikenal lebih ekonomis. Skutik itu diklaim dapat berlari hingga 61,9 kilometer per-liter bahan bakar.
Hanya, besar kemungkinan bila Soopy teranyar itu memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Selain itu, Honda Scoopy terbaru juga akan menggunakan frame eSAF yang sebelumnya sudah dogunakan pada skutik Genio. Dengan frame baru, Honda Scoopy terbaru diklalim lebih ringan 8 persen dari pendahulunya.
Honda Scoopy terbaru kabarnya bakal melakoni debutnya di Thailand. Sayangnya, hingga kini belum ada kabar kapan skutik itu akan diluncurkan secara resmi.(mg9/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…