PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Saat ini emas masih menjadi pilihan masyarakat dalam hal investasi yang terus tumbuh. Emas sendiri memiliki risiko kecil, namun memiliki likuiditas tinggi, dan capital gain hingga 30 persen per tahun. Oleh karena itu EOA Gold mengajak masyarakat untuk belajar berbisnis emas dan mengulas rahasia dalam bisnis tersebut.
Branch Manager EOA Gold Cabang Pekanbaru Eri menyampaikan masyarakat dapat mengikuti seminar membahas bisnis emas yang akan digelar pada 28 November mendatang. "Dalam seminar tersebut akan dibahas tentang revolusi bisnis emas, rahasia bisnis emas yang tidak pernah diajarkan di buku mana pun, dan menjadi pebisnis emas beromset miliaran," kata Eri, Ahad (22/11).
Dikatakan Eri, acara tersebut menghadirkan Certified Presenter of EOA Gold & Consultanr of EOA Gold Ustaz Andi Hasbi, pada Sabtu (28/11) pukul 13.00 – 18.00 WIB di Hotel Grand Jatra Pekanbaru, Jalan T Zainal Abidin Komplek Mal Pekanbaru. "Info pendaftaran di 0852 6379 9779 atau di 0852 6452 1709," tutur Eri.
Untuk pendaftaran, masyarakat dikenakan Rp350 ribu yang sudah termasuk emas senilai 0,1 gram plus faceshield 1 pieces, atau 250 ribu termasuk faceshield saja. "Nanti ada door prize juga berupa emas 24 karat," ungkap Eri.
Selain itu, Eri menjelaskan EOA Gold adalah logam mulia yang dikeluarkan oleh PT Emas Optimasi Abadi (EOA) untuk meningkatkan nilai lebih berupa perlindungan dan kemanan bagi investasi masyarakat.
"Logam mulia EOA Gold terus diuji dan diverifikasi kemurniannya yang menjadikannya memiliki kadar terpercaya, puritas tertinggi 99,9 persen atau setara 24 karat sehingga memberikan nilai yang tinggi bagi aset investasi," ujar Eri.(anf)
Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…
DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…
PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…
Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…
Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…
Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…