Menkeu Terbaik Se-Asia Pasifik, Tetap Masuk Kabinet Jokowi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan yang beberapa kali dinobatkan sebagai yang terbaik di Asia-Pasifik dipastikan kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Kerja jilid II. Kepastian itu disampaikan dirinya usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Presiden, Selasa (22/10) pagi.
“Beliau (Presiden Jokowi) menugaskan saya tetap di Menkeu (Menteri Keuangan),” ungkap Sri Mulyani di Kompleks Istana Presiden, Jakarta.
Sri Mulyani juga menuturkan, Jokowi memintanya untuk terus mendorong kualitas perekonomian nasional penciptaan kesempatan kerja, memangkas defisit neraca perdagangan, ketahanan ekonomi dalam negeri dan meningkatkan investasi.
Eks managing Director Bank Dunia ini menambahkan ekonomi global ke depan semakin menantang. Pelemahan ekonomi terus terjadi mengakibatkan sejumlah negara di dunia mengalami resesi.
“Saya secara pribadi suatu kehormatan untuk bisa melaksanakan tugas kembali sebagai Menkeu dengan terus mendorong peningkatan kualitas SDM seperti prioritas selama ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia, Alfred Nainggolan menuturkan, pasar berharap komposisi kabinet lebih banyak diisi profesional.
“Untuk momposisi kabinet, pasar punya harapan lebih banyak profesioal. Tetapi kalau ditanya akan mempengaruhi pasar, sangat teknis sekali,” ujar Alfred kepada JawaPos.com.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.