Categories: Ekonomi Bisnis

Harga Emas Diprediksi Akan Terus Naik

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra memprediksi harga emas akan terus naik karena dipicu oleh Konflik Iran-Israel. Sehingga memunculkan kekhawatiran pasar dan membuat tingginya permintaan aset safe haven atau investasi rendah risiko.

Adapun dua aset safe haven yang dimaksud, yaitu dolar AS dan emas sehingga memicu kenaikan harga di keduanya. ‘’Konflik perang memunculkan kekhawatiran pasar terhadap pelambatan ekonomi global sehingga pelaku pasar mencari alternatif investasi yang bisa mengamankan nilai aset di aset safe haven yang ada di aset dolar AS dan emas. Oleh karena itu dolar AS dan harga emas menguat belakangan ini,’’ kata Ariston saat dihubungi JPG, Ahad (21/4).

‘’Harga LM Antam pun mengikuti pergerakan harga emas internasional yang sedang naik dan kurs dolar AS terhadap Rupiah yang juga naik,’’ imbuhnya.

Dalam jangka panjang, Ariston menyebut harga emas kemungkinan masih bergerak naik dengan melihat konflik yang bergantian terus terjadi dan ketidakpastian ekonomi global.Tapi untuk saat ini ada kemungkinan kenaikan harga emas karena euforia pasar akibat konflik Iran-Israel sehingga ada kemungkinan setelah konflik mereda, harga emas bisa terkoreksi terlebih dahulu. ‘’Jadi ada baiknya membeli emas LM saat harga terkoreksi mungkin di saat harga kembali lagi ke Rp1,1 juta per gram,” jelasnya.

Adapun per Ahad (21/4) harga emas Antam tercatat tinggi sebesar Rp1.347.000 per gram. Harga tersebut tercatat naik tipis sebesar Rp2.000 dibandingkan dengan sebelumnya Rp1.345.000 per gram, pada Jumat (19/4).

Harga emas yang naik juga berlaku untuk harga penjualan kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.242.000 per gram. Untuk diketahui, harga buyback emas Antam mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Harga emas dunia naik pada Sabtu pagi waktu Indonesia dan mencatat kenaikan lima pekan berturut-turut, karena kekhawatiran akan pembalasan lebih lanjut antara Iran dan Israel memicu permintaan safe-haven.

Harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 2,395.15 dolar AS per ounce. Harga naik 2,2 persen pekan ini dan emas berjangka AS ditutup 0,7 persen lebih tinggi sebesar 2,413.8 dolar AS.(esi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pemkab Inhil Usulkan Revitalisasi 157 Sekolah, Dari PAUD hingga SMP

Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…

39 menit ago

59 CPNS Rohul Formasi 2024–2025 Resmi Terima SK PNS

Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…

2 jam ago

Lebih 5 Tahun Tak Diaspal, Jalan ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Memprihatinkan

Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…

2 jam ago

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

3 jam ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

4 jam ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

24 jam ago