Categories: Ekonomi Bisnis

Satgas Hentikan 634 Platform Perdagangan Berjangka Ilegal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menghentikan 634 platform perdagangan berjangka ilegal. Termasuk di antaranya Binary Option seperti Binomo, IQ Option, Olymptrade, serta platform sejenis lainnya.

Hal ini disampaikan Ketua SWI Tongam L Tobing dalam media briefing SWI, Senin (21/2). Ia juga mengungkapkan, penanganan yang telah dilakukan yaitu menghentikan kegiaan, siaran pers, pemblokiran terhadap situs/web/domain, dan menyampaikan laporan informasi kepada pihak kepolisian RI.

"SWI juga telah memanggil lima affiliator Binary Option dan meminta untuk menghentikan promosi serta menghapus konten yang menawarkan Binary Option untuk trading forex illegal. Kami juga mengimbau influencer untuk tidak memfasilitasi promosi Binary Option," ungkapnya.

Ia menjelaskan, Binary Option memiliki permasalahan. Ia memaparkan Bappebti telah mengatur dan mengawasi perdangan berjangka komoditi, di antaranya kegiatan pialang berjangka. “Tidak ada perdagangan dalam Binary Option dan cenderung seperti judi,’’tuturnya.

Tongam menuturkan, dalam Binary Option, trader diminta untuk memprediksi atau menebak harga suatu instrumen akan mengalami kenaikan atau penurunan dalam jangka waktu tertentu. Binary Option juga ditawarkan di Indonesia melalui pialang berjangka luar negeri yang tidak memiliki izin di Indonesia.

Pihaknya juga telah melakukan pemblokiran terhadap platform yang menawarkan kegiatan Binary Option, namun masih muncul di beberapa platform seperti Google Adsense, content creator  yang di-endorse untuk memasarkan produk Binary Option, dan program affiliate yang melibatkan affiliator/influencer.(anf)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

5 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

5 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

6 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

6 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

6 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

6 jam ago