Categories: Ekonomi Bisnis

Rumah Telor Pekanbaru, Jajanan yang Digemari Masyarakat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mencium jenis usaha yang akan dijalankan, tidak jauh dengan kesukaannya, rupanya menjadi jalan bagi Riki (22) untuk merintis usaha kuliner di Pekanbaru. Lokasi yang dipilihnya pun sudah diperhitungkan dengan cermat, yakni di depan Gerai Alfamart yang memang ramai pengunjung.

Ide awal membuka usaha ini, menurut Riki dikarenakan dirinya yang berstatus mahasiswa ini doyan ngemil alias jajan dan itu tentu memerlukan biaya. Dengan demikian karena kesukaan ngemilnya ini,  perlu biaya. Riki putar otak untuk mencari penghasilan tambahan dan tidak ingin bergantung kiriman uang saku dari orang tuanya, di Tambusai Utara Rokan Hulu Riau.

Pilihan Riki untuk lokasi jongko usaha kuliner  berupa kerak telur, telur gulung dan kentang goreng di depan gerai Alfamart Jalan Bangau Sakti Panam Pekanbaru memang tepat. Saat itu memang,  lahan untuk berjualan di depan gerai Alfamart tersebut masih kosong dan memang disediakan untuk mitra pelaku usaha kecil. Tak banyak kesulitan untuk bekerja sama dengan pihak Alfamart, karena kemudahan proses sewa tempat memungkinkan jongko yang diberi nama Rumah Telor Pekanbaru segera beroperasi sekira tiga tahun silam.

Akhirnya dengan modal tabungan yang dimilikinya sebesar Rp2,5 juta, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru ini pun memulai usaha membuka jongko kuliner di depan Alfamart.  Bersama dua kawan sesama mahasiswa lainnya, Dilan (22) dan Ikbal (22) tak kenal lelah untuk memperjuangkan usahanya agar berkembang.

Penganan olahan yang dijual Riki, di antaranya telur gulung, kerak telur, nugget gulung telur dan kentang goreng diminati masyarakat. Terbukti, omzet produk di jongko kulinernya untuk setiap hari memang tidak sama, rata-rata terjual 100 cup/ bungkus per hari dengan harga mulai Rp5 ribu hingga Rp10 ribu. “Tapi kalau lagi hari-hari tertentu, misalnya akhir pekan atau hari libur, omzetnya bisa naik 50 persen,” urai Riki.

Jongko kulinernya bukan setiap hari dari mulai sore hari hingga malam saat toko Alfamart tutup operasional. Riki berharap memiliki kemampuan dan tenaga untuk bisa mengembangkan usahanya, dengan membuka tenant atau jongko rumah telurnya di toko Al­famart lainnya. “Kemitraan dengan Alfamart ini bisa membuka peluang usaha saya lebih berkembang,” paparnya.(ifr)
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

1 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

2 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

3 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

3 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

3 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

3 jam ago