Categories: Ekonomi Bisnis

Antrean Kendaraan Terjadi di SPBU Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Antrean panjang kendaraan mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Senin (18/10). Panjang antrean tak hanya dikeluhkan para pengendara yang ingin mengisi BBM, tapi juga pengguna jalan lain yang dirugikan akibat kemacetan yang ditimbulkan.

"Antrean memakan separuh badan jalan. Jadi kami sempat terhambat tadi (kemarin, red)," kata Nurhayati, warga Bagan Besar ini.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, antrean kendaraan ini dipicu karena terjadinya kelangkaan BBM di SPBU. Sudah sepekan ini antrean kendaraan kerap terlihat di SPBU seiring berkurangnya pasokan solar bersubsidi di SPBU. Warga berharap pemerintah segera mencarikan solusi untuk mengatasi kelangkaan BBM yang terjadi. 

"Susah kali nyari pertalite. Dari tadi pagi (Senin, red) ngantre, tapi sampai sekarang belum dapat," keluh Anto salah satu warga di sana.

Kondisi itu menyebabkan para pengendara kecewa. Sejumlah pengendara motor terpaksa mengisi BBM eceran di pinggir jalan.

"Sudah hampir seminggu kondisi ini terus terjadi, kita berharap pemerintah dan Pertamina dapat segera mencarikan solusinya agar hal seperti ini tidak terulang lagi," ungkapnya.

Pantauan di lapangan, hingga siang kemarin kemacetan masih terjadi di sejumlah SPBU di Kecamatan Bukit Kapur dan terparah terjadi SPBU yang berada di Bukit Timah. Kemacetan panjang umumnya didominasi kendaraan truk dan tanki diperkirakan mencapai 1 kilometer membuat kendaraan lainnya terhambat terutama pada kendaraan roda dua harus melewati pinggiran jalan dan berjalan pelan melewati jalur ini.

Sementara itu salah seorang pengurus SPBU di Kota Dumai yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan memang ada pembatasan pemasokan bahan bakar di seluruh SPBU oleh Pertamina Dumai.

"Memang dalam sepekan belakangan ini Pertamina membatasi pasokan BBM di seluruh Kota Dumai, khususnya jenis solar dan itulah yang menyebabkan kurangnya BBM di Dumai sehingga terjadi antrean pelanggan yang ingin mendapatkan BBM," katanya.

Ditambahkannya untuk SPBU yang berada di Jalan Budi Kemuliaan hanya mendapatkan pasokan bensin pada hari Selasa dan Kamis. SPBU yang berada di Jalan Sudirman hanya dipasok solar oleh Pertamina pada hari Senin, Kamis dan Sabtu, sementara SPBU Coco yang berada di depan kilang Pertamina juga dijatah.

Lebih lanjut dikatakan sumber yang tidak ingin disebutkan namanya ini, bahwasanya dalam setiap kali pasokan BBM jenis solar semua SPBU Dumai hanya mendapatkan stok 8 ton, berbeda dari sebelumnya di mana Pertamina mensuplai BBM sesuai permintaan SPBU.

Sementara Manager Communication, Relations & CSR  Pertamina Regional Sumbagut, Taufikurachman membantah adanya pembatasan pasokan BBM di SPBU yang ada di Kota Dumai.

"Tidak ada pembatasan solar, BBM semuanya disalurkan sesuai permintaan keperluan SPBU di Dumai ya," ujar Taufikurachman.

Meski membantah adanya pembatasan pasokan SPBU yang menyebabkan solar di SPBU langka dan menyebabkan antrean pembeli, Taufikurachman mengatakan untuk sekarang sudah tidak ada lagi pembatasan akan diberikan sesuai keperluan SPBU tersebut dan masyarakat.

Ketika ditanyakan terkait masih adanya antrean kendaraan masyarakat untuk mendapatkan BBM Taufikurachman mengatakan silakan dikirim dan fotokan SPBU mana,’’ ujarnya.(mx12/rpg)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

13 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

13 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

14 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

14 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

14 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

14 jam ago