Categories: Ekonomi Bisnis

ASITA Riau Tolak Kebijakan Umrah Digital

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Belum lama ini, Kementrian Agama (Kemenag) bersama Kementrian Komunikasi dan Informasi  (Kemkominfo) tengah melakukan kajian program umroh digital usai melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Arab Saudi.

Namun rencana tersebut ditolak oleh Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau Dede Firmansyah, Rabu (17/7).

Menurut Dede, pihaknya dengan tegas menolak atas kebijakan pemerintah melakukan kerja sama program umrah digital tersebut.

Pasalnya, pemerintah Indonesia baru mau melakukan kajian, tetapi nyatanya telah lebih dulu melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Arab Saudi.

Lanjut Dede, kebijakan pemerintah tersebut justru akan merugikan banyak pihak, khususnya para pengusaha travel umroh.

“Seharusnya pemerintah itu memperhatikan pengusaha perusahaan biro perjalanan, dengan merangkul dan bekerja sama. Bukan malah membesarkan usaha yang sudah besar,”ucapnya.

Meskipun, program tersebut masih belum diterapkan, tapi program pemerintah itu sudah menjadi ancaman besar dan nyata bagi pengusaha biro perjalanan wisata yang konsen ke umroh. Sebab bisa bikin pengusaha bangkrut dan gulung tikar, karena semua kebijakan sudah diambil oleh pemerintah.

“Kami berharap pemerintah dapat langsung turun ke bawah untuk bisa merangkul dan mendengarkan para pengusaha travel agen agar bisa naik kelas.

“Bagaimana kita bisa berusaha, kalau semua sudah diambil alih pemerintah. Dengan begitu pemerintah dapat mendorong dan mendukung tumbuh kembangnya para pengusaha travel khususnya yang fokus di haji dan umrah, sehingga tidak mematikan usaha dan membuat travel agen malah gulung tikar,” tegasnya.(rls/ayi)

Editor: Eko Faizin
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

34 menit ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

2 jam ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

22 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

23 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

1 hari ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

2 hari ago