Seorang nasabah memperlihatkan aplikasi BRImo yang dimilikinya. EVAN GUNANZAR/RIAU POS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bank BRI terus berupaya mempercepat proses digitalisasi layanan keuangan di Indonesia, terutama untuk masyarakat yang belum familiar dengan teknologi digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengembangkan dan memperluas penggunaan aplikasi BRImo.
Direktur Digital & Teknologi Informasi BRI, Arga M Nugraha, pada hari Rabu (12/3) menyatakan bahwa jumlah pengguna aktif BRImo semakin meningkat. Hingga akhir tahun lalu, lebih dari 32 juta pengguna aktif telah memanfaatkan aplikasi ini.
“Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendorong lebih jauh digitalisasi layanan keuangan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang belum terbiasa dengan teknologi digital,” kata Arga.
BRI berencana untuk terus memperkenalkan BRImo di berbagai daerah, termasuk di Pekanbaru dan kawasan pedalaman. BRI menilai bahwa aplikasi ini memiliki potensi besar untuk mengelola nasabah dan klien korporasi. Arga juga menambahkan bahwa transaksi melalui BRImo mengalami peningkatan signifikan setiap bulan Ramadan.
“Selama Ramadan, minat masyarakat terhadap BRImo meningkat pesat. Biasanya, transaksi melonjak 20 hingga 30 persen menjelang Idulfitri,” jelasnya.
Arga memprediksi bahwa puncak transaksi akan terjadi pada hari kerja terakhir sebelum liburan, yaitu pada 27 Maret, dan setelahnya, transaksi diperkirakan akan sedikit menurun.
BRI terus memperkaya BRImo dengan berbagai fitur yang bermanfaat untuk masyarakat. Salah satu fokus utama saat ini adalah mengedukasi masyarakat tentang literasi keuangan melalui investasi.
“Kami ingin mendorong masyarakat untuk tidak hanya menggunakan BRImo untuk menabung dan melakukan pembayaran, tetapi juga untuk mengelola keuangan mereka lebih baik melalui investasi,” ungkap Arga.
Beberapa produk investasi yang dapat diakses melalui BRImo, antara lain reksadana, pembukaan rekening dana nasabah (RDN) untuk transaksi saham, serta tabungan emas yang dikelola oleh Pegadaian, anak perusahaan BRI.
Dengan upaya-upaya ini, Arga berharap dapat memperluas inklusi keuangan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan keuangan digital. (van/ifr)
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…