menkeu-perkirakan-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i-di-4-5-4-6-persen
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun ini akan mengalami tekanan. Hal tersebut disebabkan oleh dampak wabah virus corona di Tanah Air.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meramalkan, pertumbuhan ekonomi di rentang 4,5 sampai 4,9 persen. Meskipun demikian, angka tersebut masih lebih baik dibandingkan Cina yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif.
"Pertumbuhan ekonomi ini capai 4,5 persen sampai 4,9 persen. Tapi, ini cukup positif dibandingkan Cina yang mengalami negatif," ujarnya dalam teleconferece dengan wartawan, Rabu (18/3).
Menurutnya, tekanan perekonomian masih akan berlanjut hingga kuartal kedua tahun ini. Seperti negara-negara lain, virus corona di beberapa wilayah diperkirakan masih menjadi faktor utama perlambatan.
"Kita akan sangat hati-hati di kuartal kedua yang mana modelling corona virus terjadi di Cina, Jepang, dan Italia karena penyebarannya," tuturnya.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun akan mencermati perkembangan ekonomi secara keseluruhan hingga akhir tahun ini. Dia berharap, realisasi pertumbuhan tahun ini tidak menyimpang terlalu jauh dari target.
"Ini kita lihat keseluruhannya agar pertumbuhan ekonomi tidak tertekan dengan semua kondisi yang terjadi saat ini," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Bupati Rohul ajak masyarakat hadiri potang bolimau di Waterfront City Pasirpengaraian sambut Ramadan 1447 H.
IAGI, IATMI dan SLB Indonesia gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 di UIR untuk dorong talenta…
Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.
Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…
RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…
Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…