Categories: Ekonomi Bisnis

Hairess Home, Produk Wewangian Berkualitas Karya Anak Bangsa

Berawal dari kesukaannya dengan wewangian dan dekorasi rumah, Nathasia, pendiri Hairess Home akhirnya mengeluarkan wangi-wangi yang disukainya hingga diminati khalayak hingga artis papan atas. Sebut saja Sandra Dewi, Rianti Cartwright, Cathy Sharon, Irfan Hakim, Nathalie Holscher, Gading Marten, Tyas Mirasih, Soraya Rasyid, Giring Ganesha dan banyak lagi.

Produk yang terdiri dari 5 varian reed diffusers dan 2 linen spray ini, untuk reed diffusers yang paling diminati ada West Georgia, didominasi dengan wangi bunga mawar yang lembut. Kemudian Citadel Parade dan Yaletown yang memiliki aroma kayu cedar dan cendana yang kuat, cocok sebagai pewangi di area ruang tamu. Dan yang terakhir English Bay dan Whistler yang memiliki wangi khas teh, vanilla dan bunga fresia yang segar cocok untuk melengkapi ruang tidur dan kamar mandi.

Hairess Home juga menjadi yang nomor 1 reed diffuser brand yang di nilai Harpers Bazaar Indonesia bulan November 2021 ini.

Dalam rangka membangkitkan ekonomi Indonesia dengan meningkatkan daya beli produk lokal, Hairess Home (local home fragrance brand yang berfokus kepada reed diffusers and linen spray), merupakan karya anak bangsa yang telah dipakai banyak orang.

Misalnya Senayan City selama 2 tahun berturut-turut, juga CMK Group (Mondial, Frank&Co, The Palace), Nojorono Tobacco International selama 2 tahun berturut-turut juga menggunakan produk ini.

“Kami juga telah diliput oleh beberapa Media ternama seperti, Harpers Bazaar, Elle Indonesia, HighEnd Magazine (online article dan majalah cetak), Popbela, dan lainnya. Selain itu, Hairess Home juga bekerja sama dengan Grand Hyatt Bali dan produk kosmetik internasional Shu Uemura yang sedang berlangsung saat ini,” beber Natashia.

Hairess Home bukan hanya sekedar brand yang menjual produk tetapi Nathasia selaku pemilik, juga aktif di dalam berbagai kegiatan sosial. Seperti program Hairess Peduli (kegiatan donasi bersama YKAI (Yayasan Kanker Anak Indonesia), donasi kepada driver Ojol pada saat awal pandemi).

Dimana Nathasia sendiri langsung turun dan membagikan sembako, masker dan hand sanitizer ke Ojol di saat awal pandemi. Karena tak bisa dipungkiri, Ojol salah satu yang terdampak karena kehilangan orderannya.

“Juga kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup ramah lingkungan bersama dengan Rekosistem atau daur ulang packaging-packaging kami,” jelasnya.

Selain varian diatas, Hairess Home lanjut Nathasia juga selalu mengeluarkan wangi-wangi limited edition khusus untuk hari besar keagamaan, seperti lebaran dan natal. Dimana wangi-wangi ini hanya dikeluarkan di saat momen itu saja dan selalu terjual habis. Bahkan dipakai artis-artis papan atas sebagai hampers-hampersnya untuk kerabat mereka.

Dengan semua hasil kerja kerasnya ini, Nathasia selalu berdonasi dan sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial.(ifr)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

18 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

19 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

19 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

19 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago