ANTUSIAS: Ratusan peserta Festival Dragon Boat Race terlihat antusias mengikuti jalannya pertandingan, Ahad (16/6/2019).
TANJUNG PINANG (RIAUPOS.CO) — CV Yamaha Asli Motor, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) kembali menggelar Festival Dragon Boat Race 2019 yang berlangsung di Pelantaran Tiga, Tanjung Pinang, Ahad (16/6).
Turut hadir Forkopimda setempat, di antaranya DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dan Kota Tanjung Pinang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Dandim 0315 Bintan, Polres dan ribuan warga.
Area Marketing Development Wilayah Kepri Suhartono mengatakan, Dragon Boat Race, merupakan sebuah tradisi masyarakat Tionghoa di Tanjung Pinang yang telah dilakukan secara turun temurun sejak tahun 1950-an, sebagai sembahyang keselamatan laut.
Selain itu, pihaknya mengaku sangat mendukung terselenggarannya acara Dragon Boat Race tersebut. “Kita sangat mendukung terlaksananya iven rutin tahunan ini,” ucap Suhartono.
Bahkan, guna menyukseskan kegiatan itu, Yamaha Asli Motor, menjadi salah satu sponsor dalam iven tersebut.
“Yamaha Asli Motor menjadi salah satu sponsor yang setiap tahun mendukung kegiatan ini. Harapan kita kegiatan ini dapat berjalan sukses. Bahkan, setiap peserta Dragon Boat nantinya akan berkompetisi meraih waktu tercepat dengan menempuh jarak puluhan meter,” jelasnya.
Bukan itu saja, sederet kegiatan digelar guna menyemarakkan iven yang berlangsung selama tiga hari, 14-16 Juni 2019 tersebut.
Di antaranya, Dragon Boat Race dan juga lelang amal motor Yamaha, yang mana uang hasil lelang akan digunakan untuk kegiatan amal.
“Selain itu juga ada lucky draw berhadiah satu unit sepeda motor Yamaha, jadi setiap pengunjung diberikan satu nomor undian untuk diundi,” sebutnya. (rls/ayi)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…