Kondisi perekonomian global yang semakin tak menentu berpengaruh pada penerimaan pajak. Bahkan hingga Oktober penerimaan pajak sangat rendah.(rmol.id)
JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui penerimaan pajak sedang sangat yang loyo. Perang dagang yang tak berhenti membuat para pelaku usaha membayarkan pajaknya tidak maksimal.
“Pada tahun ini kami melihat dan betul-betul merasakannya betapa banyak dunia usaha mengalami tekanan dari pengaruh global, entah itu commodity based, manufactured based, mereka menghadapi tekanan, itu terefleksikan dalam penerimaan pajak hingga bulan ke sepuluh,” ujar Sri Mulyani di Gedung Dhanapala, Jumat malam (15/11 )
Menurutnya, pemerintah mesti memberikan kebijakan makro untuk membantu para pelaku usaha dengan memahami penerimaan pajak yang tengah loyo
Kebijakan tersebut harus bisa membantu dunia usaha agar tidak tertekan terlalu dalam.
“Namun, itu tidak berarti bahwa kami tidak melakukan pekerjaan untuk ekstensifikasi dan intensifikasi. Namun itu dilakukan secara calculated,” kata Sri Mulyani.
Bendahara negara ini menekankan, tekanan global saat ini memang semakin nyata dan menghantui, dimana pelemahan terus terjadi tidak hanya di negara berkembang tetapi juga di negara maju. Oleh karenanya, membangun hubungan baik antar dunia usaha dan pemerintah menjadi hal yang penting dilakukan.
Sumber: Rmol.id
Editor: Deslina
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…