Kondisi perekonomian global yang semakin tak menentu berpengaruh pada penerimaan pajak. Bahkan hingga Oktober penerimaan pajak sangat rendah.(rmol.id)
JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui penerimaan pajak sedang sangat yang loyo. Perang dagang yang tak berhenti membuat para pelaku usaha membayarkan pajaknya tidak maksimal.
“Pada tahun ini kami melihat dan betul-betul merasakannya betapa banyak dunia usaha mengalami tekanan dari pengaruh global, entah itu commodity based, manufactured based, mereka menghadapi tekanan, itu terefleksikan dalam penerimaan pajak hingga bulan ke sepuluh,” ujar Sri Mulyani di Gedung Dhanapala, Jumat malam (15/11 )
Menurutnya, pemerintah mesti memberikan kebijakan makro untuk membantu para pelaku usaha dengan memahami penerimaan pajak yang tengah loyo
Kebijakan tersebut harus bisa membantu dunia usaha agar tidak tertekan terlalu dalam.
“Namun, itu tidak berarti bahwa kami tidak melakukan pekerjaan untuk ekstensifikasi dan intensifikasi. Namun itu dilakukan secara calculated,” kata Sri Mulyani.
Bendahara negara ini menekankan, tekanan global saat ini memang semakin nyata dan menghantui, dimana pelemahan terus terjadi tidak hanya di negara berkembang tetapi juga di negara maju. Oleh karenanya, membangun hubungan baik antar dunia usaha dan pemerintah menjadi hal yang penting dilakukan.
Sumber: Rmol.id
Editor: Deslina
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…