Categories: Ekonomi Bisnis

Toyota Masih Kuasai Pasar Mobil RI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tahun 2020 segera usai, dalam situasi pandemi segala sektor industri mengalami dampak penurunan tak terkecuali sektor industri otomotif. Dalam catatan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) dalam sepuluh bulan atau sepanjang Januari hingga Oktober 2020, penjualan mobil ke konsumen (ritel) masih turun 46,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Tahun ini hanya 453.525 unit, sedangkan tahun lalu sebanyak 851.552 unit. Namun ada lima merek yang masih berada dalam urutan teratas terkait penjualan ritel di kurun waktu tersebut. Diantaranya adalah Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi Motors.

Merek Toyota masih menjadi raja dalam daftar penjualan dengan membukukan penjualan unit terbanyak, dengan total Toyota 141.542 unit. Jumlah ini menjadikan Toyota menguasai pasar 31,2% penjualan ritel.

Sedangkan “saudaranya” yaitu merek Daihatsu berada di posisi kedua dengan angka penjualan 81.623 unit dengan menguasai pangsa pasar sebesar 18,0%. Pada rutan berikutnya ada merek Honda yang menjual unit ke konsumen sebanyak Honda 62.109 unit menguasai pasar sebanyak 13,7%.

Walaupun dibanding penjualan ritel di sepanjang Januari – Oktober tahun lalu, penjualan ritel Honda tahun ini berkurang drastis sebanyak 59.957 unit. Tahun lalu produsen mobil berlogo H ini mampu mencatatkan angka penjualan sebanyak 122.066 unit.

Berada pada urutan keempat, Suzuki mencatatkan penjualan sebanyak 56.652 unit dengan pangsa pasar 12,5%. Disusul merek Mitsubishi Motors di urutan kelima dengan total penjualan sebanyak 42.640 unit dengan pangsa pasar 9,4%.

Disisi lain dalam catatan penjualan atau tepatnya distribusi ke diler (wholesales), urutannya sama dengan penjualan ritel. Dimana Toyota masih menguasai pasar dengan catatan pengiriman unit terbanyak ke diler yaitu 127.208 unit atau 30,2%.

Pada urutan kedua Daihatsu, dengan total distribusi 77.471 unit atau 18,4%. Dan berikutnya, Honda 57.420 unit (13,6%), Suzuki 50.045 unit (11,9%), dan Mitsubishi Motors 44.249 unit dengan pangsa pasar 10,5%.

Meskipun dalam situasi pandemi, berbagai merek masih sanggup bertahan dengan strategi masing-masing. Bahkan salah satu diantaranya peluncuran mobil baru dan pemberian kemudahan kepemilikan mobil.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

5 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

6 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

6 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

20 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

21 jam ago