DFSK Glory 560 Hadirkan Kemewahan dan Kenyamanan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pabrikan kendaraan asal Cina, DFSK, memiliki andalan di kelasnya yakni Glory 560. Mobil ini menawarkan kenyamanan untuk seluruh penumpang di dalamnya selama perjalanan. Tak hanya itu, penumpang akan disajikan suasana mewah dan kenyamanan di kabin melalui material soft touch berkualitas premium, hingga balutan jok kulit berkualitas tinggi yang dipadukan dengan jahitan benang merah.
Ditambah dengan desain panel dashboard yang ergonomis untuk sopir dan penumpang depan, semakin membuat perjalanan berkesan. Perjalanan bersama DFSK Glory 560 akan semakin menyenangkan berkat aplikasi layar sentuh 8 inci yang modern dan sudah dilengkapi dengan Radio, sambungan Bluetooth, GPS Navigation, Mirroring Smartphone (iOS dan Android) hingga kamera belakang untuk memudahkan parkir. Selain itu, mobil dilengkapi intelligent key yang dipadukan start/stop button untuk mempermudah mengakses mobil.
Soal performa mesin, kenyamanan dan andalnya performa DFSK Glory 560 tidak terlepas dari penggunaan komponen Continuously Variable Transmission (CVT) yang menyalurkan tenaga dari mesin ke roda depan dengan halus tanpa ada sendatan. Penggunaan transmisi CVT ini memiliki tujuan untuk mengimbangi performa mesin 1.500 cc berteknologi Turbocharger dengan tenaga 150 PS @ 5.600 rpm dan torsi 230 nm masing-masing 1.800 – 4.000 rpm di balik kap mesin.
Penerapan teknologi turbocharged menghasilkan efek performa sekelas dengan mesin di atas 2.000 cc naturally aspirated, namun memiliki efisiensi bahan bakar lebih baik. Sehingga secara keseluruhan DFSK 560 menawarkan tenaga yang kuat, kenyamanan berkendara, namun efisiensi bahan bakar tetap terjaga.
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…