Tim foto bersama saat pelaksanaan pemeriksaan ikan di pasar, Jumat (12/7/2019).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina (Gemasatukata), Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu (SKIPM) Pekanbaru bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru melakukan pelayanan gratis pengujian formalin pada produk perikanan yang dibeli warga di Pasar Pagi Arengka, Jumat (12/7/2019).
Eko mengaku, pihaknya sekali tiga bulan melakukan uji sampel produk ikan dan turunannya ke pasar-pasar tradisional yang dilakukan secara bergantian. Selain pasar tradisional, supermarket dan gudang ikan juga tak luput dari pemeriksaan. ’’Pola pemeriksaan kita mendatangi pasar, supermarket dan gudang ikan guna mengambil sampel untuk diuji. Dan sekarang, masyarakat yang datang sendiri ke pos pelayanan kita dan menyerahkan ikannya untuk diuji. Ini memperlihatkan kesadaran masyarakat akan bahaya mengonsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya sudah semakin tinggi,’’ katanya.
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.