Categories: Ekonomi Bisnis

BI Ajak Masyarakat Bijak dalam Berbelanja

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Riau mengajak masyarakat untuk bijak dalam berbelanja. Hal ini akan bermanfaat dalam menjaga harga komoditas, terlebih di bulan Ramadan dan Idulfitri.

Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Bidang Perumusan dan Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Teguh Setiadi mengatakan masyarakat sudah menganggap biasa naiknya harga di bulan Ramadan. Ini bisa jadi membuat para distributor sengaja menaikkan harganya padahal tidak terjadi peningkatan permintaan. Hal ini menyebabkan, masyarakat akan mengira komoditas tertentu sedang langka, sehingga membeli dalam jumlah lebih dari pada biasanya.

"Kadang pedagang menaikkan harga tanpa sebab apa-apa. Masyarakat pun menganggap harga naik menjelang Ramadan itu biasa. Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak," ucapnya, Sabtu (10/4).

Dikatakannya, setiap masuk bulan Ramadan dan Idulfitri, terjadi lonjakan harga, lonjakan permintaan. Teguh menjelaskan, pertumbuhan inflasi IHK mengindikasikan perbaikan permintaan, dan ini sejalan dengan geliat pemulihan ekonomi. Namun, pertumbuhan tersebut juga diikuti dengan lonjakan tingkat inflasi volatile food yang terindikasi dari mulai naiknya harga aneka cabai, bawang merah, ayam ras, dan telur ayam.

Hal inilah yang akan menjadi perhatian BI dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) untuk terus menjaga tingkat harga pangan pokok dalam tingkat yang wajar, agar daya beli masyarakat Riau dapat terus terjaga.

"Catatan selama ini yang dirangkum BI, menunjukkan ada struktur harga yang di luar kewajaran terhadap komoditi utama seperti harga cabai, bawang, ayam, dan telur ayam. Ini diperlukan strategi tepat untuk menekan harga pada tingkat yang wajar, agar petani diuntungkan," ujarnya.

"kami mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, agar semua harga dapat stabil," imbuhnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

16 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

17 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

17 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

17 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago