pt-riau-perkasa-steel-berikan-bantuan-ke-rsud-arifin-achmad
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam rangka membantu petugas kesehatan memerangi virus corona-19, PT Riau Perkasa Steel memberikan bantuan berupa 2.000 pcs rapid test, 10 ribu masker, 100 dus mi instan, dan 50 dus susu. Menurut Perwakilan PT Riau Perkasa Steel, bantuan ini adalah bentuk rasa tanggung jawab perusahaan untuk saling membantu di tengah masa pandemi Covid-19 ini.
Ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan. Tak hanya rumah sakit, tapi juga kami memberikan bantuan dalam bentuk lain seperti sembako di sekitar operasional perusahaan seperti bantuan ke Masjid Al Huda, berupa beras 600 kg dan mi instan 100 dus yang diterima oleh perwakilan warga Husniza. Bantuan juga dberikan kepada Musala Al Huda berupa beras 400 kg dan mi instan 50 dus, serta ke masyarakat di Bangkinang. Manajemen PT Riau Perkasa Steel berharap semua bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan oleh tim medis di RSUD Arifin Achmad dan warga yang menerima bantuan sembako.
Sementara itu, Direktur RSUD Arifin Achmad dr H Nuzelly Husnedi MARS mengucapkan terima kasih kepada PT Riau Perkasa Steel, dan pihak-pihak yang telah membantu para petugas kesehatan yang berjuang melawan Covid-19.
"Terima kasih kami ucapkan. Kita rasakan betul bagaimana kebersamaan itu muncul seperti sekarang ini. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau berterima kasih kepada teman-teman yang sudah menyumbangkan ini," tuturnya.
Selain itu, Nuzelly berharap semua pihak turut berperan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan mengikuti arahan pemerintah sesuai acuan yang telah ditetapkan.
"Mudah-mudahan dengan kebersamaan ini kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona di Riau dan Indonesia," harapnya.(a)
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…