Categories: Ekonomi Bisnis

Targetkan Pembangkit EBT 648 MW Beroperasi Tahun Ini

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) mempercepat transisi energi dan mengurangi emisi karbon. Tahun ini, BUMN kelistrikan menargetkan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dengan total kapasitas 648 megawatt (MW) beroperasi pada tahun ini. Hal itu menjadi juga salah satu agenda penting dalam pertemuan G20 di Indonesia.

Direktur Perencanaan Korporat PLN Evy Haryadi menuturkan, perseroan terus melakukan pembangunan pembangkit EBT untuk mendukung pemerintah mencapai target net zero emission pada 2060 mendatang. "Pembangkit EBT terdiri dari tenaga surya, air, panas bumi, angin hingga sampah," ujarnya, Kamis (10/2).

Dia merinci, pada tahun ini akan ada pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang beroperasi sebesar 108 MW, serta tambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas 53 MW.

Untuk pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) akan bertambah 154 MW dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebesar 287 MW. "Sedangkan, pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) sebesar 2 MW dan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) mencapai 43 MW," ujar Evy.

Dari sebaran wilayah, regional Jawa, Madura dan Bali mendominasi bauran pembangkit EBT dengan total kapasitas terpasang saat ini mencapai 9,6 gigawatt (GW). Sedangkan, Sumatera sudah mempunyai pembangkit EBT sebesar 5,2 GW. Kemudian, Kalimantan mencapai 1,7 GW; Sulawesi, 2,2 GW; serta Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, 2,05 GW.

Selain itu, sesuai rencana mempensiunkan PLTU di 2026, PLN akan menggantikan pembangunan PLTU dengan pembangkit listrik EBT baseload (yang dapat kontinu menghasilkan listrik).

Secara bertahap, perseroan akan menambah kapasitas pembangkit listrik EBT baseload sebesar 100 MW pada 2025. "Di 2027 bertambah menjadi 265 MW dan  2028 bertambah lagi 215 MW," tambahnya.

Evy menekankan, jenis pembangkit yang akan dibangun ditentukan melalui kajian yang lebih komprehensif sesuai dengan potensi EBT yang ada di daerah. PLN menargetkan tambahan pembangkit EBT yang beroperasi sebesar 10,6 GW pada 2025. Sedangkan di 2030 mendatang kapasitas terpasang pembangkit EBT mencapai 20,9 GW.(dee/dio/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

PTPN IV Juara! Turnamen Tenis Regional III 2026 Ditutup Meriah

Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…

11 jam ago

Kendalikan Harga, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar di Pekanbaru

Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…

11 jam ago

Hati-Hati! Lubang di Flyover Sudirman Ancam Pengendara

Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.

11 jam ago

TKA SD Dimulai! 19.709 Murid Pekanbaru Ujian Berbasis Komputer

Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…

11 jam ago

Investasi Rp300 Miliar Masuk Siak, Ratusan Warga Siap Direkrut

Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…

12 jam ago

438 CJH Pekanbaru Siap Berangkat, Wako Agung Bakal Lepas Kloter Perdana Jemaah Haji

Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…

13 jam ago