naik-lagi-harga-sawit-di-riau-jadi-rp3-457-per-kg
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 10-16 November 2021 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp64,86 per kilogram (kg) dari harga pekan lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu pekan ke depan naik menjadi Rp3.457,15.
Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.
"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp230,40 per kilogram, PT Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp68,03 per kilogram, PT Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp80,00 per kilogram, PT Asian Agri mengalami kenaikan harga sebesar Rp61,52 per kilogram, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp191,80 per kilogram dari harga pekan lalu," katanya.
Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp1.805,00 per kilogram, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp334,09 per kilogram dari harga pekan lalu.
Sementara dari faktor eksternal, harga minyak sawit kerap dipengaruhi harga minyak nabati lainnya.(sol)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.