Categories: Ekonomi Bisnis

Industri Baja Masih Bisa Ekspor

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sektor ekonomi sangat terpukul dengan wabah Covid-19. Namun begitu, industri terus berupaya untuk bertahan. Bahkan ada yang bisa ekspor.

Contohnya industri logam yang memproduksi baja lapis alumunium seng (BJLAS) dan baja lapis seng (BJLS). Para produsen bisa ekspor ke Amerika, Puerto Rico, dan Kanada.

Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari mengatakan, ekspor merupakan langkah yang sangat tepat di tengah ekonomi tanah air dilanda pandemi. Apalagi saat ini utilisasi baja tengah menurun hingga 50 persen. Kemenperin tetap berupaya mengawal industri-industri baja agar tetap berjalan sehingga perekonomian tetap berdenyut.

"Pada dasarnya baja kita butuh untuk pemenuhan dalam negeri. Jika ekspor dilakukan industri berarti produknya secara suplai sudah memenuhi kebutuhan dalam negeri," kata Dini Hanggandari dalam keterangan persnya, Jumat (10/4).

Di sisi lain, saat ini keperluan produk hilir di Indonesia rendah karena demand-nya sedang berkurang. Kebutuhan tinggi kini banyak di obat-obatan, masker, dan segala macam. "Jadi kita berharap adanya diversifikasi pasar dengan melakukan terobosan ekspor," kata Dini.

Dini menambahkan, guna mendorong terobosan ekspor ini pemerintah juga telah melakukan berbagai cara yang dapat memudahkan pelaku industri baja menembus pasar mancanegara. Selain menjamin suplai bahan baku dalam negeri, pemerintah juga punya fasilitas FTA dengan negara mitra untuk menurunkan bea masuk produk dari Indonesia.

Dini menjelaskan, pada dasarnya SNI produk baja yang disusun dalam negeri sebagian besar juga sudah mengacu pada standar internasional.

Vice Presiden PT Tata Metal Lestari Stephanus Koeswandi menuturkan, total nilai ekspor BJLAS dan BJLS pada Selasa (7/4) mencapai 300 ton. Ekspor selanjutnya, 2000 ton–3000 ton per bulan dengan nilai 1.6 – 2 juta dolar AS

Menurut Stephanus, ekspor perdana menunjukan bahwa baja produksi dalam negeri bisa bersaing di pasar internasional. Lebih penting lagi memiliki standard mutu yang diakui secara internasional pula.

"Ekspor perdana ini merupakan awal dari milestone bagi BJLAS dan BJLS produksi PT Tata Metal Lestari agar diterima di pasar global. Produk-produk yang diekspor tentu memiliki spesifikasi standar mutu yang berbeda pula."

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Servis Honda Lebih Terjangkau Lewat Gebyar Musim Ganti Oli 2026

Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…

13 jam ago

LG StanbyME 2 Resmi Hadir, Tawarkan Fleksibilitas Layar Lebih Tinggi

LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…

13 jam ago

(Sekali Lagi) Sastrawan

Gerakan literasi digencarkan, tetapi nasib sastrawan masih terpinggirkan. Artikel ini mengulas pentingnya peran negara memanusiakan…

13 jam ago

Jonatan Christie Tembus Final India Open 2026 Usai Kalahkan Loh Kean Yew

Jonatan Christie melaju ke final India Open 2026 setelah menaklukkan Loh Kean Yew lewat laga…

14 jam ago

Pemko Pekanbaru Dorong Pemakmuran Masjid Lewat Bantuan Pembangunan

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri Isra Mikraj di Masjid Al Kautsar sekaligus menyerahkan bantuan…

14 jam ago

Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti Amblas 20 Meter, Pengendara Diminta Waspada

Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti amblas sepanjang 20 meter di kawasan Pasar Cerenti. Pengendara diminta waspada,…

14 jam ago