Categories: Nasional

Hati-hati jika Pedal Kopling Mengeras saat di Injak

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Bagi Anda yang mempunyai mobil dengan transmisi manual, sudah pasti di bawah bagian kaki terdapat tiga pedal yang mempunyai fungsi masing-masing. Salah satunya adalah kopling yang  mempunyai fungsi utama mentransfer daya dari mesin ke roda melalui komponen penggerak lain seperti transmisi, gardan dan as roda.

Posisi kopling ini terletak di dalam dan tertutup, di antara mesin dan transmisi, sehingga tidak terlihat dari luar. Karena posisinya itulah jika terjadi masalah pada kopling maka harus dilakukan pembongkaran untuk memeriksa dan mengetahui kondisi kopling.

Biasanya masalah yang terjadi pada kopling dapat diketahui lebih awal, melalui gejala-gejala yang dapat dirasakan oleh pengemudi. Salah satu gejalanya, pedal kopling terasa keras saat diinjak sehingga mengurangi kenyamanan berkendara. Gejala lainnnya, sulit memasukan atau memindahkan tongkat perseneling sehingga mengurangi kecepatan refleks saat perpindahan kecepatan.

Salah satu penyebab kopling mengeras,  karena pegas cover cluth (diafragma) sudah mengembang. Selain terasa lebih keras, pedal kopling juga terasa lebih tinggi dan jauh saat diinjak. Nah, bila gejala-gejala seperti di atas sudah terjadi, Anda harus segera mengganti kopling set.

Penggantian kopling set yaitu mengganti semua komponen kopling, yang terdiri dari plat kopling, cover cluth, release bearing, dan pilot bearing. Banyak pertanyaan kenapa harus semua diganti? Ya, karena keempat komponen tersebut saling keterkaitan dan berhubungan dalam bekerja sehingga waktu pemakaiannya pun tidak jauh berbeda.

Melakukan penggantian kopling set juga membuat proses perbaikan lebih aman terutama untuk menghindari pembongkaran kopling 2 kali. Sebenarnya usia pakai kopling dan kapan waktu penggantiannya tergantung dari cara mengendarai mobil, kondisi jalan atau medan, dan muatan.

Pada pemakaian normal dan benar, usia pakai kopling dan diafragma bisa menempuh jarak 60.000 kilometer atau kurang lebih 3 tahun. Bila  pengemudi lalai atau melakukan kesalahan dalam mengendarai mobil maka dapat mempersingkat usia pakai kopling.

Jika mobil yang sering menempuh jarak jauh dan sering melalui tanjakan akan membuat kopling cepat aus sehingga mempengaruhi usia pemakaiannya. Agar usia pakai kopling lebih lama dan tidak mudah mengeras, Anda harus memperhatian cara berkendara yang benar dan peka terhadap gejala-gejala awal yang dirasakan ketika kopling mulai mengalami masalah. Semoga bermanfaat.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

9 jam ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

9 jam ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

9 jam ago

Iduladha 1447 H, Pedagang Kambing Kurban di Pekanbaru Keluhkan Penurunan Pembeli

Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…

18 jam ago

Razia Pajak Kendaraan di Pekanbaru, Pengendara Menunggak Langsung Ditindak

Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.

18 jam ago

Muhammad Haris Resmi Dipilih Jadi Direktur PT SPR

Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…

19 jam ago