Categories: Ekonomi Bisnis

Tarif Ojol Naik, Begini Tanggapan Asosiasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengesahkan kenaikan tarif ojek online, di mana tarif batas bawah (TBB) yang semulanya sebesar Rp2.000 per kilometer (km) menjadi Rp2.250 per km. Rencananya, kebijakan ini akan mulai diterapkan pada 16 Maret mendatang dan hanya berlaku untuk Zona II, yakni Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi.

Menanggapi hal itu, Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Igun Wicaksono memberi apresiasi atas keputusan pemerintah menaikkan tarif untuk ojek online (ojol).

“Atas pengumuman dan keputusan Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub mengenai kenaikan tarif ojol pada Zona II per hari ini Selasa (10/3) dimana Batas Bawah Rp2.250 per km dan Batas Atas Rp2.650 per km serta Flagfall Rp10.500 (4km),” kata dia dalam siaran pers, Selasa (10/3).

Menurutnya, keputusan ini sesuai dengan formulasi yang disampaikan oleh pihaknya kepada pemerintah. “Ini sesuai dengan formulasi tarif dari hasil berbagai survey yang dilakukan oleh Litbang Ditjen Hubdat, Kemenhub atas biaya jasa tarif ojol,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan bahwa tarif ini hanya berlaku untuk zona II saja dan hanya untuk roda dua. Sedangkan untuk roda empat masih dalam tahap proses.

“Untuk zona II, kenaikannya Rp250 per km, sehingga tarif batas bawah menjadi Rp 2.250 dari Rp 2.000. Lalu tarif batas atas menjadi Rp 2.650,” kata Budi di kantornya, Selasa (10/3).

Dengan adanya kenaikan ini, maka tarif flat per 4 km dari kisaran Rp8.000 sampai Rp10.000 menjadi Rp9.000 hingga Rp10.500.

“Itu biaya jasa minimal kenaikan, setelah kita lakukan penyesuaian, menjadi Rp 9.000 batas bawahnya sampai Rp10.500. Kalau dulu kan Rp8.000 sampai Rp10.000,” terangnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

13 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

14 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago