kemendag-kumpulkan-importir-dan-distributor-masker
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Harga masker melonjak tinggi di tengah-tengah wabah virus corona. Ada yang harganya Rp500 ribu sampai jutaan rupiah per dusnya. Terkait hal itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengumpulkan para importir dan distributor untuk membahasnya.
"Saya baru besok mengumpulkan importir dan distributornya," ujar Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggriono kepada Jawapos.com, Senin (10/2).
Veri berharap para penjual tidak memanfaatkan musibah virus corona yang menimpa Cina dan beberapa belahan dunia untuk meraup untung sebesar-besarnya. "Pertama, kami ingin mengimbau dalam situasi seperti ini jangan ambil kesempatan menaikkan harga," imbuhnya.
Menurutnya, pemerintah tidak melarang para produsen dan distributor untuk mengambil untung. Namun, diharapkan para pedagang turut prihatin terhadap musibah global ini.
"Tapi kalau harga jangan segitunya lah. Kalau enggak digubris juga maka akan berikan sanksi administrasi, pembekuan, dan pencabutan," jelasnya.
Pihaknya meminta importir maupun produsen untuk memberikan harga yang wajar dan terjangkau sebagai bentuk rasa prihatin. "Dari sisi perdagangan tolong harga-harga terjangkau. Jangan adanya virus corona ini jadi kesempatan untuk kenaikkan harga," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.