Categories: Ekonomi Bisnis

Beri Pelatihan untuk Bangkit dari Pandemi

BINA WIDYA (RIAUPOS.CO) — Di saat pandemi Covid-19 yang melumpuhkan perekomonian masyarakat, sejumlah warga di Perumahan Wadya Graha 1, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya berusaha bangkit dengan berlatih membuat sabun cair produksi lokal.

Bertempat di kediaman Taufik di Perumahan Wadya Graha I, beberapa warga berkumpul. Mereka sedang mengikuti pelatihan pembuatan sabun cair. Tak hanya bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga sendiri, sabun cair tersebut juga bisa dijual kepada masyarakat sehingga bisa membantu pe­rekonomian di saat pandemi Covid-19 saat ini.

Taufik yang juga Ketua Sa­habat UMKM Oce Oke mengatakan, pelatihan ini bekerja sama dengan DPD LPM Pekanbaru. ‘’Kegiatan ini sengaja dibuat untuk menambah ilmu para anggota Sahabat UMKM Oce Oke dalam membuat sabun cair dengan budget yang terjangkau, sebutnya, Sabtu (6/3).

Selain itu, kegaiatan ini juga menjadi salah satu ajang untuk menambah pereko­nomian anggota Sahabat UMKM Oke Oce yang tengah berjuang di masa pandemi Covid-19.

"Semoga produk ini berhasil dibuat dan nantinya akan kita pasarkan kesejumlah toko dan masyarakat di Riau,"kata dia.

Dijelaskan Taufik lagi, Sahabat UMKM Oce Oke merupakan wadah konsultasi bagi para pelaku UMKM yang ada di Riau dan tergabung dalam komunitas Sahabat UMKM Oke Oce. "Konsultasi ini kami berikan bagi pelaku UMKM yang merasa kesulitan dalam hal kemasan, penjualan dan juga produk. Kami akan memberikan layanan dengan konsultasi langsung kepada semua pakar yang berpengalaman di bidangnya," tutur dia.

Sementara itu, anggota DPD LPM Kota Pekanbaru Mirshal yang memberikan pelatihan mengatakan, sebagai anggota DPD LPM Kota Pekanbaru, pihaknya berupaya membantu masyarakat khususnya para pelaku usaha UMKM di Kota Pekanbaru guna bertahan di masa sulit pandemi Covid-19 ini.

Karena dirinya memiliki keahlian dalam pembuatan sabun cair, maka keahlian tersebutlah yang dituangkannya kepada masyarakat agar dapat membuka peluang usaha dalam pembuatan sabun cair.

"Kami berharap dengan pelatihan ini dapat diterapkan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya. Khususnya di masa pandemi saat ini. Karena sabun cuci tangan itu selalu diperlukan oleh ibu rumah tangga," ujarnya.(yls)

Laporan: PRAPTI DWI LESTARI (Bina Widya)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

19 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

21 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

21 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

22 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

22 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

1 hari ago