grand-elite-hotel-sediakan-menu-khas-pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru pada bulan ini, Grand Elite Hotel menghadirkan menu-menu khas Kota Pekanbaru, yaitu baung sagu asam pedas dan silais kering cabai hijau/merah.
Director of Sales Grand Elite Hotel Henni Rasmonowati mengatakan ikan baung dan ikan silais merupakan ikan khas Pekanbaru, dan menjadi favorit tamu-tamu di hotel yang berada di Jalan Riau ini. "Promo ini tersedia hingga akhir Juni," ucapnya.
Henni menjelaskan ikan baung segar dan ikan salai silais sudah terkenal akan kelezatannya, apalagi diolah secara tradisional oleh chef andalan Grand Elite Hotel. "Sajian baung sagu asam pedas akan disajikan bersama mi sagu dan nasi hangat. Begitu juga dengan silais kering cabai hijau/merah, disajikan bersama dengan nasi hangat dan pilihan sambal hijau/merah," tuturnya.
Harga untuk dua menu ini adalah Rp59 ribu++ per porsi. Konsumen dapat datang langsung ke Grand Elite Hotel atau takeaway. Untuk info dan pemesanan, konsumen dapat menghubungi 0812 7008 2329, 0812 6688 2922, 0812 7035 4824, atau 0813 6525 5088. "Nikmati sendiri kelezatannya bersama keluarga ataupun rekan. Yuk langsung ke Grand Elite Hotel," ajaknya.
Henni menambahkan, hotel yang berada di Komplek Riau Business Center Jalan Riau, Pekanbaru ini, juga telah menyesuaikan dengan kondisi new normal di masa pandemi Covid-19, dengan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah demi kenyamanan tamu dan kosumen.
"Kami memastikan untuk mencegah penularan Covid-19 telah diberlakukan protokol sesuai dengan anjuran pemerintah," tegas Henni.(anf)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…