Categories: Ekonomi Bisnis

Ekonomi Global Terdampak Parah akibat Perang Rusia vs Ukraina

NEW YORK (RIAUPOS.CO) – Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan, konflik yang berlanjut antara Rusia dan Ukraina berdampak berat terhadap ekonomi global, khususnya dari sisi harga komoditas yang merangkak.

"Perang yang sedang berlangsung dan sanksi terkait juga akan berdampak parah pada ekonomi global," kata IMF, seperti dilansir dari CNN, Ahad (6/3/2022).

Setelah pertemuan yang dipimpin oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva pada Jumat lalu, IMF mengatakan ada konsekuensi ekonomi yang serius di wilayah tersebut. Hal ini terbukti dengan harga energi dan gandum yang melonjak, ditambah efek inflasi dari pandemi dan gangguan rantai pasokan global.

"Bergejolaknya harga komoditas tentunya akan berdampak pada seluruh dunia, terutama pada rumah tangga miskin di mana makanan dan bahan bakar mencakup proporsi pengeluaran yang lebih tinggi," kata IMF.

Selain itu, IMF mengatakan efek sanksi terhadap Rusia juga akan meluas ke negara lain.

Otoritas moneter di seluruh dunia diminta untuk berhati-hati dan terus memantau kenaikan harga di negara mereka. IMF menganjurkan kebijakan harus diterapkan untuk melindungi rumah tangga yang rentan secara ekonomi.

Menurut IMF, Ukraina, yang bandaranya telah rusak dan sekarang ditutup, akan menghadapi biaya rekonstruksi yang signifikan.

Awal pekan ini, IMF mengungkapkan Ukraina memiliki dana siaga US$2,2 miliar atau setara Rp31,6 triliun (asumsi kurs Rp14.387 per dolar AS) yang tersedia antara sekarang dan Juni.

Sebelumnya, IMF mengatakan mereka akan mengabulkan permintaan Ukraina dengan memberi US$1,4 miliar (setara Rp20,14 triliun) berupa pembiayaan darurat ke dewan eksekutif paling cepat minggu depan.

IMF juga sedang dalam pembicaraan dengan negara tetangga Moldova untuk opsi bantuan, mengingat negara-negara dengan hubungan ekonomi yang dekat dengan Rusia juga berisiko mengalami gangguan pasokan.

Sumber: AFP/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Mulai Oktober 2026, BI Bebaskan MDR QRIS 0 Persen untuk Semua Pedagang

BI memperluas MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Merchant kecil hingga besar bebas…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Kejar Proyek Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V, Ini Alasannya

Pemko Pekanbaru mendorong percepatan Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V untuk memperkuat konektivitas serta membuka…

9 jam ago

Bendera Merah Putih 2 Kilometer Membentang di Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan

Bendera Merah Putih sepanjang 2 kilometer dibentangkan di Tepian Narosa Teluk Kuantan untuk menyemarakkan Pacu…

9 jam ago

19 Pesepeda Rumbai Gowes Club Siap Taklukkan Riau Pos Gowes Merdeka 2026

Rumbai Gowes Club membawa 19 peserta dalam Riau Pos Gowes Merdeka 2026 pada 30 Agustus.…

11 jam ago

IPDN Buka Seleksi Calon Praja 2026, Anak Meranti Diminta Siapkan Dokumen dari Sekarang

SPCP IPDN 2026 dibuka 18-30 Agustus. Putra-putri Meranti bisa mendaftar dengan memenuhi syarat usia, pendidikan,…

12 jam ago

10.987 Napi di Riau Dapat Remisi Kemerdekaan, 185 Langsung Bebas

Sebanyak 10.987 napi di Riau mendapat remisi Kemerdekaan. Dari jumlah itu, 185 napi menerima Remisi…

12 jam ago