korean-air-hentikan-penerbangan-indonesia-korsel
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Angkasa Pura I (Persero) menyampaikan, maskapai penerbangan Korean Air akan menghentikan sementara penerbangannya ke Tanah Aair mulai Maret ini. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona.
Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, penerbangan dari dan ke Korea Selatan yang melalui bandara-bandara Angkasa Pura I, selama ini memang dilayani oleh dua maskapai yakni Garuda Indonesia dan Korean Air.
"Korean Air sudah berencana untuk menghentikan sementara penerbangan pada bulan Maret," ujarnya di Kementerian BUMN Jakarta, Jumat (6/3).
Faik menjelaskan, dengan penghentian sementara dari maskapai tersebut, maka nantinya hanya Garuda Indonesia yang akan melayani rute penerbangan Korea Selatan-Indonesia. "Meskipun belum kami itung (kerugiannya), tapi pasti itu berdampak. Soal dampaknya seperti apa, itu tergantung pada seberapa banyak penerbangan dan jumlah penumpangnya," tuturnya.
Faik menyebut, pihaknya telah memprediksi hal ini akan terjadi. Apalagi sejak pemerintah memutuskan pelarangan pendatang dari mancanegara, seperti dari Iran, Italia, dan Korea Selatan.
Sebab, kata dia, dari Korea Selatan sendiri selama ini memiliki penerbangan langsung dari dan ke Indonesia. Tak seperti Iran dan Italia yang membutuhkan transit. "Makanya, dari yang Korea Selatan ini, tentu ada dampaknya," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.