Categories: Ekonomi Bisnis

Pedagang STC Keluhkan Sepi Pembeli

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Usai beberapa bulan menempati kios baru di Plaza Sukaramai Trade Centre (STC), ribuan pedagang yang ada di pasar modrent tersebut masih mengeluhkan sepinya pembeli. Apalagi jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Omzet mereka masih sangat turun drastis dibandingkan bulan yang sama di tahun lalu.

Pantauan Riau Pos, Jumat (4/12), tampak sejumlah kios di STC kosong dan hanya terpasang tulisan dikontrakkan. Sementara sebagian pedagang pakaian, kosmetik hingga perhiasan masih mencoba bertahan dengan berjualan offline.

Aisyah, salah seorang pedagang tas di lantai basemant mengaku, selama berjualan di dalam STC dan di masa pendemi Covid-19, dirinya hanya bisa menjual kurang dari 15 tas setiap harinya. Jumlah ini jauh berkurang jika dibandingkan saat ia belum masuk ke dalam STC.

"Sudah kami jual murah masih juga pembeli nggak banyak yang belanja. Padahal di sini sudah lumayan enak suasananya, pembeli tidak harus kepanasan seperti dulu. Ini mungkin karena Covid-19 makanya orang malas mau belanja kebutuhan sekunder," ucapnya.

Ia berharap, semoga pandemi ini cepat berakhir dan pengelola bisa memberikan solusi agar para pedagang yang berjualan dikawasan tersebut dapat kembali bangkit dan ramai pembeli.

Sementara itu, hal yang sama juga diutarakan oleh Melda salah seorang pedagang pakaian di area depan STC. Menurutnya, selama pandemi Covid-19, pendapatannya selama berjualam offline semakin merosot tajam. Bahkan, hanya untuk mencari pemasukan sebesar Rp3 juta saja sudah sulit.

"Sepi masih. Untuk cari pemasukan sebesar itu saja kami sudah susah, makanya biar bisa ada pemasukan kami sekarang tidak banyak jual obral produknya," tuturnya.

Dikatakan Melda lagi, sebagai langkah mengimbangi sepinya pembeli di STC dirinya mencoba berjual secara daring agar dapat munutupi kerugian dari berjualan offline.

"Iya jualan online juga kita sekarang. Kalau tidak diimbangi dengan begitu mau makan apa kita. Ini saja kita harus menyediakan kendaraan untuk mengantar barang itu. Karena zaman sekarang ini orang lebih suka bayar dari rumah," jelasnya.(ayi)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

19 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

19 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago