Categories: Ekonomi Bisnis

Erick Thohir Ancam Copot Direksi Garuda

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dugaan penyelundupan spare part Harley-Davidson dan sepeda Brompton yang diangkut dengan pesawat Garuda Indonesia sampai ke telinga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Dia menegaskan bakal mencopot direksi Garuda apabila terbukti bersalah dalam kasus tersebut.

Erick mempersilakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan untuk menelusuri temuan tersebut. Untuk saat ini, pihaknya tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

 ’’Kalau memang benar (bersalah, Red), ya kita copot lah. Tapi, ya kita lihat saja proses yang berjalan sekarang ini. Kita tunggu saja,’’ ujar Erick di Jakarta kemarin (4/12).

Dia menegaskan, temuan hasil pengecekan Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkum HAM serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu tersebut harus ditindaklanjuti secara transparan. ’’Tunggu saja. Sri Mulyani (menteri keuangan, Red) sudah menginstruksikan Bea Cukai setransparan mungkin,’’ katanya.

Sebagaimana diberitakan, Garuda Indonesia membawa pesawat Airbus A330-900 Neo yang baru saja diserahterimakan dari pabriknya di Toulouse, Prancis. Pesawat baru itu mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, dan langsung menuju hanggar PT GMF AeroAsia Tbk, anak usaha Garuda, Minggu (17/11).

Di hanggar dilakukan pengecekan oleh pihak imigrasi dan bea cukai sesuai dengan aturan bagi penerbangan internasional. Hasilnya, pesawat diketahui membawa bagasi 18 kotak yang seluruhnya memiliki claim tag sebagai bagasi penumpang.

Sebanyak 15 koli bagasi tersebut berisi Harley-Davidson bekas dengan kondisi terurai atas nama penumpang SAW. Tiga koli lainnya berisi sepeda Brompton baru beserta aksesori sepeda.

Kasubdit Humas Bea dan Cukai Deni Surjantoro pada kesempatan sebelumnya menuturkan, berdasar hasil pemeriksaan terhadap pesawat tersebut, di bagian kabin kokpit dan penumpang tidak ditemukan pelanggaran kepabeanan.

’’Namun, pemeriksaan pada lambung pesawat, ditemukan beberapa koper bagasi penumpang dan 18 boks warna cokelat yang keseluruhannya memiliki claim tag sebagai bagasi penumpang,’’ jelasnya. Dalam manifes penumpang pesawat saat itu memang ada direksi Garuda.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan sudah memberikan konfirmasi bahwa suku cadang motor dan sepeda tersebut adalah milik karyawan yang bertugas menjemput pesawat dari negara asalnya. ’’Karyawan sudah men-declare barang-barang itu ke Bea dan Cukai,’’ tegasnya.

Garuda, lanjut dia, akan mengikuti aturan dan menyerahkan keputusan sepenuhnya pada Bea Cukai. ’’Jika perlu membayar pajak, kami siap. Jika memang harus dikirim kembali atau re-ekspor, kami akan mengikuti sepenuhnya,’’ tandasnya.

Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade meminta publik tidak cepat berspekulasi. Misalnya dengan menduga bahwa onderdil sepeda motor gede tersebut adalah barang ilegal. Namun, jika hasil investigasi membuktikan ada kesalahan, pihak terkait harus bertanggung jawab.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Saatnya Pekanbaru Tinggalkan Kabel Bergelantungan, DPRD Dorong Jaringan Bawah Tanah

DPRD Pekanbaru mendorong penerapan sistem kabel bawah tanah untuk mengatasi kabel semrawut sekaligus meningkatkan estetika…

2 jam ago

Lebih dari 12 Ribu Warga Padati Danau Bandar Kayangan, HUT Pekanbaru Berlangsung Meriah

Belasan ribu warga memadati Danau Bandar Kayangan untuk mengikuti jalan sehat dan senam sehat dalam…

2 jam ago

Mangkir dari Eksekusi, Tiga Terpidana Kasus Perambahan Hutan Jadi Buronan Kejari Bengkalis

Tiga terpidana kasus perambahan kawasan hutan di Bengkalis resmi masuk DPO setelah mengabaikan panggilan eksekusi…

2 jam ago

Hari Kedua SPMB di Inhil Masih Terkendala, Orang Tua Keluhkan Aplikasi Error

Gangguan aplikasi i-Potret masih terjadi pada hari kedua SPMB di Inhil, membuat orang tua kesulitan…

2 jam ago

Ribuan Pelajar Semarakkan Pawai Obor Tahun Baru Islam di Siak, Istana Siak Dipadati Warga

Ribuan pelajar dan warga memeriahkan pawai obor Tahun Baru Islam di Siak sebagai upaya menghidupkan…

2 jam ago

SPMB SMA/SMK Riau Berjalan Lancar, Lebih dari 80 Ribu Akun Sudah Aktif

SPMB SMA dan SMK Negeri Riau 2026/2027 berjalan lancar. Calon murid diimbau segera memanfaatkan pilihan…

2 jam ago