PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bengkel Bintang Oto Service (BOS) resmi beroperasi di Pekanbaru, Senin (3/8/2020). Peresmian bengkel berlogo bintang di Jalan Ikhlas itu ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng. Hadir dalam peresmian itu Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI, Direktur BOS Tawip Sinda dan Manager Operasional Ir Kinedy Simanjuntak dan H Rusli Tarigan.
Dibukanya bengkel BOS di Pekanbaru bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada para konsumer dalam melakukan perawatan dam servis berkala terhadap setiap kendaraan (mobil) yang dimiliki.
Manager Operasional Ir Kinedy Simanjuntak yang ditemui riaupos.co saat peresmian bengkel mengatakan, untuk menangani semua keluhan yang terdapat pada mobil konsumen, mulai dari proses maintenance, servis berkala, dan overhaul engine, saat ini bengkel BOS memiliki 4 orang montir.
"Di bengkel BOS kami tidak melayani satu tipe saja, tapi melayani semua tipe mobil. Mengapa kami memilih untuk memakai logo bintang, karena di Pekanbaru banyak juga komunitas Mercy. Itulah salah satu alasan mengapa kami memakai logo bintang," ujarnya.
Kinedy menambahkan, setiap komsumen yang melakukan servis ganti oli pada kendaraannya di BOS, maka akan mendapatkan potongan harga sebesar 5 persen. "Di bengkel ini, selain tempat servis, juga melayani auto dentailing, car wash. Dan satu lagi, selama montir melakukan servis terhadap mobil milik konsumen, konsumer bisa bersantai di Coffee Shop yang sudah disediakan oleh BOS," ungkapnya.
Sementara Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi menyambut baik dengan dibukanya bengkel BOS tersebut. Menurutnya , beberapa bulan yang lalu begitu banyak montir yang di PHK akibat dampak dari pandemi Covid-19, sehingga terjadi pengangguran. "Dengan hadirnya bengkel ini, diharapkan montir-montir yang sudah di PHK itu dapat diterima dan bekerja kembali," imbuhnya.
Kapolda juga mengimbau kepada semua karyawan yang ada di BOS agar selalu mentaati aturan standar Covid-19. Mulai dari memakai masker, dan juga social distancing.
"Intinya Pekanbaru harus kita jaga bersama-sama," ucapnya.
Laporan: Muslim Nurdin (Pekanbaru)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…