Categories: Ekonomi Bisnis

Resmikan Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif Melayu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif Melayu Riau. Bergabung secara virtual, menteri kelahiran Pekanbaru tersebut sangat mengapresiasi kehadiran fasilitas yang diharapkan dapat turut mendorong pelestarian khazanah budaya Melayu dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Riau tersebut.

”Kehadiran sentra ini harus menjadi penyemangat untuk kebangkitan ekonomi kreatif Riau di tengah pandemi ini,” tutur Menparekraf Sandiaga Uno ketika memberikan sambutan dalam acara peresmian yang berlangsung pada Sabtu (3/7).

Menparekraf juga mengharapkan agar sektor ekonomi kreatif di Riau terus dikembangkan, selain pariwisata. Apalagi Indonesia memiliki bonus demografi generasi muda.”Di masa pandemi kita semua harus berinovasi, beradaptasi dan berolaborasi," ujar Sandiaga.

Sentra pengembangan budaya dan ekonomi kreatif Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berbasis budaya Melayu tersebut berlokasi di kompleks Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Gedung tersebut dibangun berukuran 10 x 36 meter. Di bagian dalam gedung berupa kios-kios terintegrasi untuk memamerkan hasil kerajinan dan makanan khas dari 12 kabupaten/kota di Riau. Setiap kabupaten/kota juga dapat menampilkan pertunjukan seni dan budaya Melayu secara rutin di lokasi tersebut.

Pembangunan Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif Melayu Riau ini didanai SKK Migas-PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) melalui skema cost recovery.”Fasilitas ini dapat menjadi semacam etalase kekayaan seni-budaya dan produk UMKM khas Melayu Riau, sekaligus mendorong pelestarian khazanah budaya Melayu Riau yang begitu luhur,” ungkap Managing Director Chevron IBU & Presiden Direktur PT CPI Albert Simanjuntak.

Dia mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk mempromosikan sentra ini sebagai salah satu destinasi “wajib-dikunjungi” bagi para wisatawan yang datang ke Riau.“Sehingga pengelolaannya dapat berkesinambungan.”

Pihak Pemprov Riau mengapresiasi kehadiran sentra ini. "Kami berharap Pak Menteri kelak menyempatkan datang ke Riau untuk turut membantu mempromosikan ekonomi kreatif Riau dengan khazanahnya yang kaya,” ungkap Gubernur Riau Syamsuar.(hen)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Atasi Lambatnya Bongkar Muat, IPC TPK Fokus Digitalisasi Layanan Pelabuhan

IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…

22 jam ago

304.717 Warga Pekanbaru Nikmati Layanan UHC Gratis Cukup Pakai KTP

Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…

22 jam ago

Pengukuhan Delapan Guru Besar Unri Jadi Momentum Penguatan Riset dan Inovasi

Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…

23 jam ago

Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Larangan Tebang Pohon

Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…

23 jam ago

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

2 hari ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

2 hari ago