TERIMA SK: Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH saat menerima SK Menteri Riset , Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 464/KPT/1/2019 tentang izin pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Selasa (2/7/2019). (HUMAS STIKES HANG TUAH FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Selasa (2/7) merupakan hari bersejarah bagi Prodi S1 Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru. Hari tersebut, Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH didampingi oleh Ketua STIKes Hang Tuah dan Ketua Prodi Program Sarjana dan Program Prefesi Bidan menerima langsung izin prodi S1 Kebidanan dari Ketua LLDIKTI Wilayah X Prof Dr Herri MBA.
Surat yang diterima adalah Surat Keputusan Menteri Riset , Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 464/KPT/1/2019 tentang izin pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Ketua Yayasan Hang Tuah dr H Zainal Abidin MPH mengatakan, ini adalah hadiah Idul Fitri. Dia merasa tersanjung, karena surat tersebut diantarkan langsung oleh Ketua LLDIKTI . ‘’Biasa surat izin dijemput. Ini merupakan suatu pelayanan yang sangat baik oleh LLDIKTI,’’ ujarnya.
Sementara itu, Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes mengatakan, STIKes Hang Tuah Pekanbaru resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk pendidikan S1 Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan mulai tahun ajaran 2019/2020. ‘’Kuota terbatas, artinya yang diterima hanya 40 mahasiswa, bagi yang berminat segera mendaftar ,’’ ujarnya.
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…