Categories: Ekonomi Bisnis

Pedagang Nihil Reaktif Covid-19 di Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai terus melakukan deteksi dini penyebaran Covid-19. Hal itu  diharapkan bisa mendeteksi lebih cepat siapa saja masyarakat yang terpapar virus yang sampai saat ini belum ada obatnya tersebut.

"Total sudah ada 394 pedagang di tiga pasar yang kami periksa dengan rapid test," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, dr Syaiful, Selasa (3/6) kemarin.

Dijelaskannya, untuk rapid test pertama, dilaksanakan di Pasar Bunda Sri Mersing Jalan Sultan Syarif Kasim. Di pasar ini ada 122 pedagang yang menjalani rapid test tersebut. Kemudian di Pasar Senggol Jalan Sudirman, ada 141 pedagang yang ikut rapid test.

"Pada Selasa (3/6), yang menjadi sasaran pemeriksaan rapid test yakni pedagang yang berjualan di pasar Jalan Dock Yard. Ada 131 pedagang yang periksa," tuturnya.

Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan dengan test tersebut, belum ditemukan pedagang yang reaktif Covid-19.  "Alhamdulillah sampai hari ini (kemarin, red) semua pedagang yang diperiksa non reaktif," sebutnya.

Mantan Direktur RSUD Kota Dumai itu mengatakan pasar memang menjadi fokus tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai demi mencegah munculnya klaster baru. "Kita semua tentunya berharap tidak ada pedagang yang terpapar. Karena jika ada akan cukup sulit melakukan tracking kontak," tuturnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Diskes Kota Dumai itu mengatakan, pelaksanaan rapid test akan terus dilaksanakan hingga akhir pekan. "Untuk selanjutnya pada, Kamis (4/6) rapid test dilakukan di Pasar Bundaran, Jumat (5/6) kembali ke pasar Bunda Sri Mersing, dan terakhir Sabtu (7/6) di Pasar Pulau Payung," terangnya.

Ia mengatakan, ini merupakan langkah Pemerintah Kota Dumai dalam memutus mata rantai Pandemi Covid-19. Walaupun jumlah Pasien Covid-19 sudah berkurang diharapkan seluruh masyarakat Kota Dumai tetap menerapkan protokol kesehatan seperti  menggunakan masker jika keluar rumah, rajin mencuci tangan ketika beraktivitas, lakukan physical distancing. "Kami berharap Dumai kembali masuk ke Zona Hijau," tutupnya.(hsb)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Perluas Literasi hingga Wilayah Perairan, Inhil Resmikan Pustaka Apung “Parit Anak Inhil”

Pustaka Apung "Parit Anak Inhil" hadir untuk memperluas layanan literasi masyarakat pesisir. Pemkab Inhil berencana…

13 jam ago

Selamatkan Pesisir Meranti, Pengaman Pantai Sepanjang 293 Meter Mulai Dikerjakan

Pembangunan pengaman pantai di Desa Kedabu Rapat, Meranti, terus berjalan untuk menahan abrasi dan melindungi…

14 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Sambangi Bagansiapiapi, Tim Basket Pelajar Siap Berebut Gelar Juara

Riau Pos-HSBL 2026 seri Bagansiapiapi digelar 22-25 Juli. Turnamen basket pelajar ini menjadi ajang pembinaan…

14 jam ago

Harimau Kembali Muncul di Siak, Warga Diminta Hindari Kebun dan Keluar Malam Hari

Harimau kembali terlihat di Mengkapan, Siak. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan setelah satwa itu menyeberang jalan…

14 jam ago

Pemkab Inhu Buka Suara Soal Gaji ke-13 ASN yang Belum Cair, Ini Penyebabnya

Pemkab Indragiri Hulu belum dapat mencairkan gaji ke-13 ASN karena keterbatasan fiskal. Kebutuhan anggaran mencapai…

15 jam ago

SPBU di Hang Tuah Ujung Dilalap Api, Satu Mobil dan Pompa Pengisian Hangus

Kebakaran melanda SPBU Hang Tuah Ujung Pekanbaru. Sebuah mobil dan satu pompa BBM hangus, sementara…

16 jam ago