pertamina-taja-promo-cashback-50-persen
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Pertamina (Persero) saat ini tengah melangsungkan berbagai promo yang menyasar berbagai segmen, yang terbaru adalah cashback 50 persen untuk angkutan kota (angkot). Namun, promo-promo tersebut diberikan bukan karena harga minyak dunia yang turun.
VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman pun menyampaikan, sejak 2016, harga BBM milik Pertamina selalu stabil. Baik ketika minyak dunia naik maupun turun.
"Harga BBM Pertamina sampai sekarang masih sama, minyak dunia naik atau turun, sejak 2016 stabil tidak ada kenaikan, harga tetap seperti yang ada sekarang," ungkapnya dalam telekonferensi pers, Ahad (3/5).
Adapun, berbagai program cashback tersebut murni untuk membantu meringankan kebutuhan energi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
"Terkait diskon ini, ini adalah program pemasaran untuk dapat bisa terus membantu masyarakat sesuai dengan budget yang ada dan ini merupaan salah satu bukti bantuan kami kepada masyarakat di saat seperti ini," tambahnya.
Kemudian, pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan setiap pergerakan harga minyak dunia. Pasalnya, harga minyak dunia mengalami volatilitas yang tinggi di mana nilainya pernah minus pada beberapa waktu lalu.
"Sekarang, crude memang sedang tidak normal. Tiap negara mengalami situasi yang berbeda. Memang ada yang sudah recovery seperti Cina, jadi kita harapkan kebutuhan energi nanti akan kembali seperti semula," ujar dia.
Sebagai informasi, salah satu promo yang diberikan adalah program cashback sebesar 50 persen untuk angkot yang beroperasi di Indonesia. Promo tersebut akan berlangsung mulai 3 Mei hingga 31 Juli 2020.(jpg)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…