JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menggelar pertemuan dengan pengusaha dan perbankan pelat merah. Pertemuan digelar untuk menyusun strategi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), menekan dampak Covid-19.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming mengusulkan, agar koordinasi antara instansi dan pemangku kepentingan rutin dilakukan.
"Kita usulkan dalam rapat rutin ini bukan hanya OJK, tapi juga pemangku dari instansi lain. Sehingga setelah relaksasi bisa jadi satu kebijakan semangatnya sama," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (2/7).
Maming mengaku, usulan rapat rutin tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menghindari gesekan antar instansi. Koordinasi sangat diperlukan untuk menyatukan pandangan dan menghindari kesalahpahaman antar satu sama lain.
"Karena terus terang jadi permasalahan sesama instansi sulit koordinasi bahkan saling gesek menggesek," ucapnya.
Pihaknya berharap, agar rapat dan pertemuan berikutnya para pemangku kebijakan lain dapat turut diajak duduk bersama.
"Sesuai perintah presiden kita harus berkoordinasi, mudah-mudahan rapat kedua kalinya OJK yang mengundang atau balik kita mengundang pemangku kebijakan lain untuk hadir," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Empat rumah papan sekaligus tempat usaha di Desa Pematang Tebih, Ujungbatu, ludes terbakar. Kerugian ditaksir…
Polres Inhu kembali mengamankan oknum ASN dan PPPK paruh waktu bersama dua rekannya terkait kasus…
APMBR menggelar aksi di Dishub Kampar dan menyoroti dugaan praktik “jatah” parkir serta pengelolaan yang…
DPRD Pekanbaru mengingatkan pelaku usaha agar tidak menutup drainase. Penyempitan saluran air dinilai berpotensi memicu…
Pekerja marka jalan di Pekanbaru tewas ditabrak mobil yang kabur dini hari. Polisi memburu pelaku,…
Rencana kenaikan tarif kapal di Kepulauan Meranti menuai penolakan warga. Tarif naik lebih 20 persen…