Categories: Ekonomi Bisnis

Masyarakat Riau Sudah Banyak Berobat di RS Ini

KPJ Hospital Group adalah salah satu kelompok rumah sakit ternama di Malaysia dan banyak dikunjungi masyarakat Indonesia, khususnya dari Bumi Melayu Riau.  KPJ adalah singkatan dari Kumpulan Perobatan Johor dan saat ini tersebar di berbagai negeri di Malaysia, Indonesia, Thailand, Bangladesh dan Australia. Total, KPJ memiliki 27 rumah sakit dengan berbagai spesialisasi.

Laporan ZULMANSYAH SEKEDANG, Pekanbaru

Khusus di KPJ Ampang Puteri Specialist Hospital yang berlokasi di Jalan Mamanda 9 Taman Dato’ Ahmad Razali, Ampang, Selangor Darul Ehsan, banyak masyarakat asal Riau, khususnya dari Bengkalis, Dumai, Pekanbaru yang berobat di tempat ini. Juga masyarakat Indonesia lainnya yang berasal dari Aceh, Sumut dan Sumatera Barat.

Bahkan di RS ini, beberapa pejabat tinggi dan orang-orang penting Malaysia, juga artis-artis ternama di Malaysia seperti Siti Nurhaliza dan Rozita Che Wan, juga pernah mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berdiri sejak 1995 ini dan memiliki semboyan “Care for Life”.

“Memang banyak warga Indonesia yang berobat di rumah sakit ini, misalnya dari Sumut dan Medan khususnya. Dari provinsi-provinsi lain di Indonesia, juga ada yang berobat di rumah sakit ini yang sekarang sudah memiliki lebih 450 kamar,” jelas Aida Rahayu Mahmud, Public Relation Executiv (PRE) KPJ Ampang Puteri didampingi Mohd Khairuddin Khudri, Senior Corporate Executiv (SCE) KPJ Group dan Mohd Fadhil, Clerk Health Tourism.

Umumnya, masyarakat Indonesia yang berobat ke KPJ menderita sakit tulang, kanker dan jantung. Beberapa yang lain ada yang operasi mata, juga ada pengobatan penyakit-penyakit degeneratif seperti osteoporosis, diabetes atau kencing manis, hypertensi dan sebagainya.

“Khusus untuk penyakit jantung, tulang dan kanker, KPJ  Spesialist Hospital memiliki dokter pakar (dokter spesialis) terbaik. Bukan hanya terbaik di Malaysia, tetapi juga terbaik di dunia,” ungkap Aida Rahayu.

Apa buktinya terbaik di dunia? Aida Rahayu menjelaskan contoh nyata adalah Dato’ DR Abdul Wahab Ghani yang sehari-hari adalah Medical Director KPJ Ampang Putri. Banyak sekali dokter-dokter dari Korea, Jepang dan Cina belajar orthopaedic kepada beliau. Termasuk dokter-dokter yang berasal dari Eropa seperti dari Italia dan Inggris. Dato’ DR Abdul Wahab Ghani sudah mengabdi 24 tahun lamanya di KPJ dan pernah menimba ilmu di Glasgow, Skotlandia dan Liverpool, Inggris.

Selain memiliki dokter terbaik dan pakar yang jumlahnya mencapai 60 dokter, KPJ Ampang Puteri juga sudah mendapat sertifikasi dan akreditasi dari JCI (Joint Commission International) sejak Oktober 2018 lalu, yang menandakan rumah sakit ini memiliki teknologi dan pelayanan kualitas dunia. Tidak banyak rumah sakit di dunia yang mendapat akreditasi dan sertifikasi dari JCI.

Pasien Internasional
Banyaknya dokter terbaik dan pelayanan yang juga sangat baik di KPJ Hospital Grup, menyebabkan banyak masyarakat internasional yang datang berobat di KPJ. Tersebab itu, pada beberapa rumah sakit KPJ, termasuk KPJ Ampang Puteri dibuka “International Patient Center” yang khusus melayani pasien-pasien dari luar Malaysia. “Pasien internasional ini, kami layani bukan saat mereka sudah sampai di KPJ Hospital. Kami melayani sejak pasien itu berada di negaranya masing-masing,” ungkap Aida Mahmud.(zum)

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Bupati Rohul: Zakat Produktif Lewat Z-Auto Ciptakan Ekonomi Mandiri

Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…

3 jam ago

Musrenbang Limapuluh, Wako Paparkan Capaian dan Rencana Betonisasi Jalan

Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…

3 jam ago

90 UMKM Tandun Terima Sertifikat Halal, Akses Pembiayaan Makin Terbuka

Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…

3 jam ago

Imlek 2577 Kongzili di Pekanbaru Tampil Berbeda, Fokus Kebersamaan dan Toleransi

Imlek 2577 di Pekanbaru tanpa kembang api. Sebanyak 888 lampion dipasang dan perayaan bersama digelar…

3 jam ago

Heboh Tas Diduga Bom di Masjid Al-Khairat, Tim Jibom Turun Tangan

Dua tas mencurigakan di Masjid Al-Khairat Sukajadi sempat diduga bom. Polisi pastikan hanya berisi barang…

6 jam ago

Peringati Bulan K3 2026, RAPP Tegaskan Komitmen Keselamatan Kerja

RAPP peringati Bulan K3 2026 dengan upacara keselamatan kerja, tegaskan komitmen budaya kerja aman dan…

6 jam ago