Categories: Ekonomi Bisnis

Stargazer, Penantang Avanza dan Xpander dari Hyundai Makin Dekat ke Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Hyundai Stargazer masih menjadi pembicaraan hangat bagi pencinta otomotif Tanah Air, banyak yang berharap varian ini masuk ke Indonesia. Terkait hal ini ada berita menarik tentang Hyundai Stargazer, rupanya sudah ada dalam daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Stargazer di situs web Samsat DKI Jakarta.

Bisa dikatakan Hyundai sangat serius garap pasar otomotif Indonesia dengan terus memunculkan mobil-mobil baru disegala segmen. Menggeser domonasi merek Jepang bukan hal yang tidak mungkin.

Dalam daftar NJKB, Hyndai Stargazer tersedia dalam 6 varian, dimana pada setiap varian terdapat kode huruf. Sangat dimungkinkan kalau ini adalah singkatan nama untuk jenis varian diantaranya ACT (Active), PRM (Prime), STY (Style), dan TRN (Trend).

Tertulis kalau varian PRM terlihat mempunyai harga NJKB paling tinggi yaitu Rp202 juta, bisa jadi ini merupakan varian paling tinggi dari Hyndai Stargazer. Bila benar ini artinya mirip dengan Hyundai Creta di mana varian Prime menjadi varian paling tiggi.

Sedangkan untuk harga NJKB Hyundai Stargazer paling murah adalah varian ACT dengan kode huruf dibelakan adalah huruf M, yang mempunyai harga Rp155 juta. Huruh M bisa dimungkinkan merupakan jenis transmisi manual.

Berikut varian dan harga NJKB Hyundai Stargazer

  • Hyundai Stargazer ACT15 4x2A – Rp164 juta
  • Hyundai Stargazer ACT15 4x2M – Rp155 juta
  • Hyundai Stargazer PRM15 4x2A – Rp202 juta
  • Hyundai Stargazer STY15 4x2A – Rp189 juta
  • Hyundai Stargazer TRN15 4x2A – Rp176 juta
  • Hyundai Stargazer TRN15 4x2M – Rp167 juta

Sebagai informasi kalau harga NJKB bukan harga jual untuk pasar, karena belum termasuk biaya lain yang dikenakan pada mobil baru. Maka harga NJKB merupakan harga dasar dan bila nanti sudah meluncur maka harganya akan ada selish lebih tinggi.

Kabarnya Hyundai Stargazer akan bermain di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) 7-seater yang sudah banyak pemainnya diantaranya Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio dan Mitsubishi Xpander. Namun untuk pasar Low MPV dominasi pasar masih di pegang Toyota Avanza.

Bila Hyundai memberikan nuansa baru terkait mobil Low MPV, bisa jadi akan menjadi tren baru di segmen Low MPV dan bukan tidak mungkin akan menggeser dominasi merek Jepang.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

PTPN IV Juara! Turnamen Tenis Regional III 2026 Ditutup Meriah

Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…

16 jam ago

Kendalikan Harga, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar di Pekanbaru

Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…

17 jam ago

Hati-Hati! Lubang di Flyover Sudirman Ancam Pengendara

Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.

17 jam ago

TKA SD Dimulai! 19.709 Murid Pekanbaru Ujian Berbasis Komputer

Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…

17 jam ago

Investasi Rp300 Miliar Masuk Siak, Ratusan Warga Siap Direkrut

Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…

17 jam ago

438 CJH Pekanbaru Siap Berangkat, Wako Agung Bakal Lepas Kloter Perdana Jemaah Haji

Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…

19 jam ago