Categories: Ekonomi Bisnis

Ajak Petani Bawang Hijrah dari Tengkulak ke KUR

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Pertanian (Kementan) fokus mengembangkan bawang putih sebagai komoditas andalan. Komoditas ini banyak dibudidayakan di berbagai sentra melalui dukungan APBN, kemitraan importir maupun swadaya petani.

Anggota Komisi IV DPR dapil Jateng Vita Ervina optimistis Temanggung akan menjadi sentra bawang putih terbesar di negeri ini. Dia berjanji akan membuat regulasi yang mendukung petani bawang putih sehingga berdampak pada peningkatan produksi bawang putih.

"Pemilih saya ini semuanya petani, makanya saya duduk di Komisi IV yang membidangi pertanian. Apapun nanti saya akan menyuarakan hak dan kesejahteraan petani," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/2).

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura, Kementan Sukarman, juga mengimbau agar petani dan penangkar di sentra-sentra produksi bawang putih lainnya tidak mengandalkan bantuan APBN atau APBD. "Saatnya memanfaatkan skema pembiayaan KUR ini. Jumlahnya lebih besar, prosesnya mudah dan bunganya ringan," ujarnya.

Khusus untuk hortikultura, kata dia, pihaknya menargetkan penyerapan dana KUR hingga Rp6,39 triliun atau enam kali lipat lebih besar daripada anggaran APBN hortikultura. Fasilitas pinjaman KUR tersebut digunakan untuk kegiatan produktif budidaya (on-farm) maupun pascapanen dan pengolahan (off-farm).

Khusus Provinsi Jawa Tengah ditargetkan mampu menyerap KUR hortikultura senilai Rp1,4 triliun. "Hasil panen dari Temanggung agar dijadikan benih guna mendukung penanaman bawang putih di daerah lain. Tolong agar para petani dan penangkar bawang putih di Kabupaten Temanggung jangan lagi meminjam modal usaha kepada tengkulak. Beralihlah menggunakan KUR," tuturnya.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini, kata Sukarman, dapat dimanfaatkan para petani dan penangkar. Dengan bunga yang hanya 6 persen per tahun ditambah kemudahan dalam mengakses pinjaman, skema KUR dinilai ramah bagi petani.

Kementerian Pertanian menargetkan serapan KUR untuk sektor pertanian bisa menembus setidaknya Rp50 triliun pada 2020. Skema KUR cukup simpel dan ringan. Pinjaman sampai dengan Rp50 juta dapat diajukan tanpa menggunakan agunan atau jaminan.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

8 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

8 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago