Categories: Ekonomi Bisnis

Soal Warisan Utang, Begini Respon Partai Pendukung Jokowi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Partai pendukung pemerintah, PDIP, tak mempersoalkan hitung-hitungan PKS terkait perkiraan jumlah utang yang akan diwariskan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) setidaknya akan mencapai Rp10 ribu triliun di akhir masa jabatan pada 2024.

Hal itu disampaikan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno. Dia juga tak menampik, hingga kini utang pemerintah telah lebih dari Rp6 ribu triliun. Termasuk tudingan yang menyebut pemerintahan Jokowi banyak utang.

"Perkiraan PKS masuk akal, karena jumlah utang pemerintah pusat ada pada kisaran angka tersebut. Pernyataan Pemerintahan Jokowi banyak berutang juga tidak salah," kata dia di Jakarta, Sabtu (1/1/2021).

Kendati demikian, menurut Hendrawan, jumlah utang tersebut bukan sepenuhnya dibuat semasa pemerintahan Jokowi. Dia juga mengingatkan bahwa komponen utang masuk dalam APBN dengan nama "pembiayaan", yang dalam prosesnya telah mendapat persetujuan DPR.

"Yang salah adalah menyatakan bahwa semua utang itu dibuat Jokowi, atau Jokowi menyalahgunakan utang tersebut," kata dia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Hendrawan menjelaskan, utang digenjot untuk mendorong infrastruktur. Menurut dia, tujuan utang juga jelas, yakni membangun koneksitas dan produktivitas.

Di sisi lain, kata dia, pandemi telah memaksa pemerintah menambah utang. Meski begitu, ia tak menampik sejumlah masalah, seperti manajemen utang yang transparan, hati-hati, dan akuntabel.

"Dalam kondisi pandemi dan resesi, komponen utang memperkuat manajemen fiskal yang agresif dalam rangka strategi anti-siklis. Kalau tidak, ekonomi akan tumbang dan masyarakat akan semakin menderita," katanya.

Sebelumnya Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyinggung soal utang pemerintah dalam pidato akhir tahunnya pada Kamis (30/12) lalu. Mengutip ahli, Syaikhu bilang Jokowi akan mewariskan utang negara hingga Rp10 ribu triliun.

Per September 2021, dia menyebut utang pemerintah telah mencapai Rp6.711 triliun. Dengan jumlah itu, hingga akhir masa jabatan, Jokowi mewariskan tambahan utang sebesar Rp7 ribu triliun.

"Artinya, dalam 10 tahun pemerintahan Joko Widodo akan mewariskan tambahan utang negara lebih dari Rp7 ribu triliun," kata Syaikhu.

"Siapa pun pemimpin yang akan terpilih nanti di 2024, maka mereka akan mewarisi beban utang yang begitu besar," imbuh Wakil Wali Kota Bekasi tersebut.

Sumber: JPNN/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Kalahkan Ganda Putra Nomor Satu Dunia

Fajar/Fikri mempertahankan gelar China Open 2026 setelah mengalahkan Kim/Seo dalam tiga gim dan meraih dua…

2 jam ago

Donor Darah hingga Cek Mata Gratis, Baksos IKTS Pekanbaru Diikuti Ratusan Warga

Bakti sosial IKTS Pekanbaru mengumpulkan 176 kantong darah dan melayani 250 warga untuk pemeriksaan kesehatan…

3 jam ago

Pemkab Rohul Siapkan Rp5,4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 Desa

Pemkab Rohul menyiapkan Rp5,4 miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 desa. Besaran Bankeu disesuaikan…

4 jam ago

Gubernur Riau Setujui Pengalihan Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu

Gubernur Riau menyetujui pengalihan aset Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu. Perbaikan jalan rusak…

4 jam ago

Polisi Gerak Cepat, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Tak Lama Usai Beraksi

Polsek Sukajadi menangkap dua terduga pelaku curanmor beberapa menit setelah beraksi. Keduanya diduga beraksi di…

6 jam ago

Keramat Jubah Merah Melaju Kencang, Juara Rayon IV Gunung Toar Berhasil Diraih

Jalur Keramat Jubah Merah asal Muaro Sentajo berhasil menjadi juara Pacu Jalur Rayon IV Gunung…

7 jam ago