Categories: Ekonomi Bisnis

Indonesia Berpotensi Memproduksi Lokal Suzuki Jimny

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan telah mendapatk sinyal positif dari prinsipal di Jepang, terkait produksi lokal Suzuki Jimny generasi keempat.

"Sebetulnya, kami sudah dapat sinyal-sinyal positif dari prinsipal. Kami tinggal menunggu kepastiannya saja," kata 4W Marketing Director PT SIS Donny Saputra kepada wartawan, di sela media test drive Jimny terbaru, di sirkuit Pagedangan, Bumi Serpong Damai, Tangerang.

"Beberapa presentasi dan meeting dengan mereka sudah ada indikasi menghitung volume dan lain sebagainya untuk bicara detail, investasi, dan lain sebagainya," lanjut dia.

Negara di ASEAN lain yang juga berpotensi memproduksi Jimny terbaru, kata Donny ialah India, Suzuki Maruti. Namun potensi Indonesia jauh lebih besar.

"Alasannya? Pertama pasar Indonesia itu besar, kemudian nama Jimny di Indonesia itu sudah melekat sejak lama artinya penggemarnya juga besar. Buktinyakan angka pemesanan tinggi, sudah mencapai 2.000an. Secara volume kami ada," tegas Donny.

Artinya, tambah Donny, Indonesia jauh lebih potensial dibandingkan India. "Apalagi Suzuki Jimny terbaru ini kan belum diluncurkan di India, kita malah lebih dahulu."

Untuk itu, ia mengungkapkan, pihaknya sudah mengajukan diri supaya bisa produksi Jimny di Indonesia dan sudah ada sinyal positif.

"Karena potensinya tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga ekspor baik ke negara-negara ASEAN maupun Eropa. Soalnya, Jepang aja juga mereka kewalahan karena inden yang panjang sampai 26 bulan. Produksi mereka kan cuma 5.000 per bulan" ungkap Donny.

Jika terwujud, Donny mengatakan produksi Jimny tidak bisa seketika itu dilakukan karena butuh waktu persiapan setidaknya hingga dua tahun. (mg8/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

8 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

8 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

8 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

8 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

9 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

9 jam ago