Categories: Ekonomi Bisnis

Data Tak Sesuai Sebabkan Kartu Bansos KPM Terblokir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program dari pemerintah pusat yaitu program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap I dan II tidak tersalurkan kepada masyarakat, di mana sebanyak lima kabupaten/kota di Riau melaporkan tidak ada transaksi dan tidak terdistribusi.

Sebelumnya, Menteri Sosial Risma mengatakan,  persoalan ini disebabkan banyak kartu yang belum didistribusikan dan terblokir. Ia meminta ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yaitu BNI, BRI, Mandiri, dan BTN untuk segera mendistribusikan dan membuka blokir kartu bantuan sosial (bansos) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi Riau yang terblokir.

Menanggapi hal tersebut Pemimpin Wilayah BNI Wilayah 02 Faizal Arief Setiawan mengatakan, terblokirnya kartu bansos untuk KPM disebabkan oleh beberapa faktor, seperti ada ketidaksesuaian antara data yang ada, atau dana sudah dikembalikan ke kementerian karena jangka waktu tertentu.

"Kalau masalahnya cuma administratif, sepanjang sudah clear bisa dibuka blokirnya. Tapi kalau permasalahannya dana tidak ditarik sampai dengan jangka waktu tertentu oleh pemegang rekening atau penerima bansos dan sudah dikembalikan ke kementerian atau negara, tentu tidak bisa," jelasnya, Selasa (31/8).

Ia menambahkan, masya­rakat tidak perlu melakukan apapun, bantuan yang masuk ke rekening berlangsung secara otomatis. Tidak ada persyaratan yang harus dipenuhi lagi, dan langsung dapat dibelanjakan di e-warong terdekat atau ditarik tunai untuk memenuhi keperluan. "Masyarakat sudah mengerti, apabila ada bantuan yang masuk rekeningnya itu berlangsung secara otomatis," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Kanwil BRI Pekanbaru Agung mengatakan, di BRI tidak ada pemblokiran yang terjadi. "Di BRI tidak ada pemblokiran, tapi karena bank penyalur tidak hanya BRI atau seluruh Bank Himbara, jadi kami tidak bisa menjawab kejadian di bank lain," ungkapnya.(anf)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

2 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

2 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

2 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

2 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

2 hari ago