Categories: Ekonomi Bisnis

Kadin Apresiasi Ekspor Perdana Pupuk Batu Bara Futura ke Bostwana

SUNGAIPINANG (RIAUPOS.CO) – Sejak berdiri Oktober 2023 lalu, pabrik pupuk baru bara Futura yang dikelola PT Bursatani Futura Andyta (PT BFA), sukses melakukan ekspor perdana sebanyak 18 ton pupuk Futura ke Negara Bostwana, yang merupakan negara di Selatan Afrika, Sabtu (30/3).

Ekspor perdana perdana ke negara penghasil intan ini merupakan lanjutan kerja sama business to business yang dilakukan PT BFA bersama perusahaan di Negara Bostwana pada Oktober 2023 lalu.

Direktur PT Bursatani Futura Andyta Anton Amrin mengatakan, ekspor perdana dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama business to business dengan perusahaan di negara Bostwana yang telah ditandatangani pada Oktober 2023 lalu. ‘’Pupuk Futura yang diproduksi sudah terbukti kualitas hasilnya bagi petani. Insya Allah ekspor ini akan terus berlanjut. Sebab permintaan pupuk ini oleh negara negara Afrika akan terus berlanjut,’’ kata Anton Amrin.

Pelepasan ekspor perdana ke negara Bostwana ini dilakukan Ketua Umum Kadin Riau H Masuri SH. Ketua Kadin yang akrab disapa Mas Bagong ini melakukan prosesi pemotongan pita tanda dimulainya ekspor puPuk ke luar negeri.

Mas Bagong dalam sambutannya mengatakan, merasa bangga dan mengapresiasi adanya produk pupuk batu bara Futura yang diproduksi di Riau. ‘’Saya berharap pupuk ini dapat membumi di dalam negeri. Jadi tidak berharap hanya membumi di dalam negeri tetapi juga di mancanegara,’’ harap Mas Bagong di depan jajaran manajemen dan Komisaris PT BFA H Agus Triawan.

Bagong juga mengatakan, Kadin komitmen mendorong investasi di Riau, khususnya sektor hilirisasi dalam upaya meningkatkan daya saing produktivitas agroindustri di Riau. ‘’Selain itu investasi di Riau, sebagai upaya untuk mendorong peningatkan devisa negara maupun pertumbuhan ekonomi daerah melalui realisasi ekspor hasil industri di Riau,’’ kata Bagong.

Dalam sambutan itu juga Mas Bagong menyampaikan terima kasih dan selamat kepada PT BFA atas ekspor perdana ke Bostwana. ‘’Kami berharap perusahaan ini terus maju dan berkembang. Dengan begitu dapat ikut serta memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan ekonomi di Provinsi Riau,’’ harap Mas Bagong.(esi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

3 jam ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

4 jam ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

4 jam ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

4 jam ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

4 jam ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

1 hari ago