Categories: Ekonomi Bisnis

Petani Siak Sukses Tanam Pisang di Lahan Replanting PSR

PEKANBARU (RIAUPOS-CO) – Warga yang tergabung dalam kelompok tani penerima bantuan dana peremajaan sawit rakyat (PSR) asal Desa Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, berhasil memanfaatkan kebun sawit yang belum berproduksi  menjadi lahan produktif untuk budidaya tanaman pisang.
 
Ide melakukan tanaman tumpang sari pada lahan sawit yang belum berproduksi ini awalnya dicetuskan Gubernur Riau H Syamsuar saat melakukan penanaman perdana sawit rakyat yang mendapatkan program PSR pada desember 2019 silam.
 
Dan sebagai bentuk terimakasih, atas keberhasilan menanam tanaman tumpang sari tersebut, beberapa orang perwakilan Poktan Manunggal Sakti yang juga anggota Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, mengantarkan sebanyak satu  pick-up buah pisang ke kediaman Gubri Syamsuar, Senin (31/1/2022).
 
Gubri H Syamsuar yang menerima kedatangan petani ini, mengaku merasa senang, apalagi yang mengatarkan adalah petani tempat dirinya yang melakukan PSR.
 
‘’Dulu saya melihat cara tumpang sari ini di Malaysia. Jadi selama kebun sawit yang jadi tumpuan petani dilakukan replanting atau peremajaan dan belum menghasilkan, petani memanfaatkan sela-sela  tanaman sawit untuk budidaya tanaman lainnya yang dapat menjadi pemasukan untuk petani selama kebun sawit belum produktif. Alhamdulillah, warga Sialang Sakti sudah berhasil mewujudkannya,’’ ucap Syamsuar.
 
Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Haji Suher menerangkan, pola penanaman tumpang sari tersebut dilakukan di sela pohon kelapa sawit yang masih kecil, di mana untuk Desa Sialang Sakti terdapat 126 hektare lahan yang di-replanting pada tahap pertama dan tahap kedua seluas 80 hektare.
 
‘’Banyak jenis pisang yang ditanam warga di lahan replanting sawit. Pisang tersebut telah beberapa kali dipanen petani. Sistem tumpang sari ini menjadi salah satu penopang pendapatan bagi petani di sana yang lahan sawitnya masih muda,’’ ucap H Suher.
 
Bahkan berkat tanaman tumpang sari tersebut, kini setiap bulannya petani bisa menghasilkan  40 tandan pisang lebih, atau sekitar Rp2 juta sampai Rp2,5 juta untuk setiap dua hektare lahan sawit yang di-replanting.
 
’Insya Allah, untuk sawit yang telah dilakukan replanting pada bulan enam 2022 ini, akan dilakukan panen perdana, dan kami juga meminta kesediaan Gubernur Riau untuk melakukan panen perdana di sana," ucap H Suher.
 
Sementara itu, Ketua Poktan Manunggal Sakti, Budi Santoso menjelaskan, tanaman tumpang sari pisang ini telah dimulai sejak Februari 2020. Ketika itu, Gubri mengarahkan poktan di Desa Sialang Sakti untuk melakukan ketahanan pangan di masa replanting sawit mereka.
 
"Dulu kami digerakkan oleh Gubri untuk melakukan tanaman tumpang sari. Kami berhasil menjalankan itu, kami merasa syukur. Jadi hasil kami itu kami antar ke mari (Kediaman Gubri, red)," ucapnya.
 
Laporan: M Erizal (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

8 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

9 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

9 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

9 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

9 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

10 jam ago