PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Di Hari Raya Idulfitri 1445 H, Heri banyak kedatangan tamu. Hingga malam hari, tamu datang silih berganti. Rumahnya pun menjadi sedikit berantakan dan sampah menumpuk hingga mengundang lalat untuk datang. Heri yang kesal dengan kedatangan lalat-lalat.

Lem Lalat itupun ingin balas dendam. Ia berusaha menjebak lalu dengan cara menggunakan lem yang dioleskan di atas kertas. Selanjutnya kertas tersebut diletakkan di tempat-tempat yang menjadi tempat lalat hinggap seperti di dapur.

Karena kebelet, Heri pun buru-buru menuju ke toilet. Dan untuk menujug ke toilet, harus melewati dapur.

Tiba-tiba saja Heri berteriak. Ternyata kakinya menginjak lem lalat yang dioleskan di atas kertas yang dipasang olehnya tadi di dapur.

Alamakkk….!

”Dasar lalat edan!” katanya malah menyalahkan lalat. Rasa kebelet Heri pun langsung hilang karena ia harus berjuang melepaskan kakinya dari lem tersebut.

”Pak, besok lagi kalau pasang jebakan lalat ya diingat-ingatlah letaknya di mana,” kata istri Heri sambil tertawa.(dof)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Resmi! Batas Pelaporan SPT Orang Pribadi Mundur Jadi 30 April

Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…

2 jam ago

Penertiban PETI, Polisi Musnahkan 9 Rakit di Inhu dan Kuansing

Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…

3 jam ago

SPBU Terbatas, Warga Bagansiapiapi Harus Antre Lama Isi BBM

Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…

4 jam ago

Kriteria Diperketat, Penerima Bantuan Pangan di Pekanbaru Justru Meningkat

Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…

4 jam ago

Jalan Rusak di Pekanbaru, Lubang di HR Soebrantas Bikin Pengendara Waswas

Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…

5 jam ago

Kebakaran Meluas di Rupat Bengkalis, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…

20 jam ago