ILUSTRASI : AIDIL ADRI
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sambil mengendarai sepeda, dua bocah bernama Iwan dan Hendri menuju lapangan bola yang ada di kampung mereka. Sore itu jalan menuju ke lapangan bola cukup sepi. Mereka pun harus melalui kebun durian milik Pakde.
Saat melewati kebun durian, tiba-tiba saja dari arah belakang sudah seekor anjing mengejar mereka.
Kontan Iwan dan Hendri berusaha melarikan diri. Tak kuat mengayuh pedal sepeda, mereka pun menjatuhkan sepeda dan berlari sekuat tenaga.
”Alamaaaak…!!! Kenapa pula anjing penjaga kebun Pakde tu mengejar kita, Wan?” ujar Hendri sambil terus berlari.
”Iya, biasa anjingnya diikat. Kok hari ini dilepas pula,” jawab Iwan dengan nafas yang ngos-ngosan.
Keduanya terus berlari hingga tak lagi dikejar anjing penjaga kebun durian Pakde.
”Sial kali kita ya,” kata Iwan sambil memijit-mijit pelan betis kaki kanan dan kirinya bergantian karena kecapean.
Mereka pun belum berani mengambil sepeda yang mereka tinggalkan begitu saja di sekitaran tepian jalan kebun durian Pakde. Mereka masih takut untuk mengambilnya karena khawatir dikejar anjing penjaga kebun.(ilo)
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…
Ribuan pencari kerja memadati Pekanbaru Job Fair 2026. Sebanyak 1.417 lowongan dari 47 perusahaan disiapkan…
DPRD Pekanbaru mendorong penerapan sistem kabel bawah tanah untuk mengatasi kabel semrawut sekaligus meningkatkan estetika…
Belasan ribu warga memadati Danau Bandar Kayangan untuk mengikuti jalan sehat dan senam sehat dalam…