ILUSTRASI : AIDIL ADRI
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sambil mengendarai sepeda, dua bocah bernama Iwan dan Hendri menuju lapangan bola yang ada di kampung mereka. Sore itu jalan menuju ke lapangan bola cukup sepi. Mereka pun harus melalui kebun durian milik Pakde.
Saat melewati kebun durian, tiba-tiba saja dari arah belakang sudah seekor anjing mengejar mereka.
Kontan Iwan dan Hendri berusaha melarikan diri. Tak kuat mengayuh pedal sepeda, mereka pun menjatuhkan sepeda dan berlari sekuat tenaga.
”Alamaaaak…!!! Kenapa pula anjing penjaga kebun Pakde tu mengejar kita, Wan?” ujar Hendri sambil terus berlari.
”Iya, biasa anjingnya diikat. Kok hari ini dilepas pula,” jawab Iwan dengan nafas yang ngos-ngosan.
Keduanya terus berlari hingga tak lagi dikejar anjing penjaga kebun durian Pakde.
”Sial kali kita ya,” kata Iwan sambil memijit-mijit pelan betis kaki kanan dan kirinya bergantian karena kecapean.
Mereka pun belum berani mengambil sepeda yang mereka tinggalkan begitu saja di sekitaran tepian jalan kebun durian Pakde. Mereka masih takut untuk mengambilnya karena khawatir dikejar anjing penjaga kebun.(ilo)
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…